Sumardany Ajak Pelajar SMAN 16 Pekanbaru Promosikan Riau Lewat Karya Jurnalistik

Jumat, 30 Oktober 2026 | 21:12:05 WIB

PEKANBARU, LIPO - Anggota DPRD Provinsi Riau, Sumardany Zirnata, mengajak para pelajar SMAN 16 Pekanbaru untuk menjadi duta literasi digital. Mereka diharapkan mampu menyebarkan informasi positif lewat karya jurnalistik.

Ajakan ini disampaikan Sumardany saat menghadiri Pelatihan Jurnalistik yang diadakan Forum Wartawan Legislatif (FWL) DPRD Riau di SMAN 16 Pekanbaru, Jumat 30 Oktober 2026.

Menurut Sumardany, banjir informasi di era digital menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda. Dulu, orang sulit mencari informasi karena sumber bacaan terbatas. Sekarang, informasi apapun mudah diakses lewat perangkat digital.

"Bedanya dengan generasi dulu, untuk mendapat informasi saja sangat sulit. Dulu hanya ada perpustakaan dan jumlah bukunya terbatas. Sekarang informasi begitu mudah didapatkan, tetapi harus mampu kita saring," ujarnya.

Ia berharap lewat pelatihan jurnalistik ini, para siswa bisa berperan sebagai duta Provinsi Riau yang memperkenalkan daerah ke masyarakat luas, bahkan sampai ke tingkat dunia. Menurutnya, kemampuan menulis dan membuat karya digital bisa menjadi cara mempromosikan sejarah, budaya, serta potensi daerah.

"Setelah pelatihan ini, saya berharap adik-adik bisa menjadi duta Riau sebagai pintu gerbang dunia. Apa yang kita lakukan hari ini bisa diketahui seluruh dunia melalui tulisan dan karya digital. Misalnya tentang Candi Muara Takus, silahkan tulis dan promosikan sejarahnya agar masyarakat luar juga mengetahuinya," katanya.

Sumardany juga mengingatkan bahwa keterampilan jurnalistik harus dibarengi dengan integritas, kemampuan memverifikasi informasi, dan keberpihakan pada kebenaran. Hal ini berlaku bukan hanya bagi jurnalis, tetapi juga masyarakat yang aktif menggunakan media sosial.

"Jangan mudah percaya pada satu sumber informasi. Gunakan kemampuan menulis untuk hal-hal positif, pegang teguh etika karena ada tanggung jawab moral di dalamnya. Manfaatkan kesempatan pelatihan ini untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dan jangan sungkan bertanya," pesannya.

Sementara itu, Kepala SMAN 16 Pekanbaru, Nurhafni, mengapresiasi FWL DPRD Riau yang telah memberi kesempatan kepada siswa untuk mengenal dunia jurnalistik dan memahami pentingnya penggunaan media digital secara bijak.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi perlu pendampingan agar generasi muda tidak asal menyebarkan informasi tanpa memeriksa kebenarannya dulu. Ia berharap para peserta bisa menjadi pelopor literasi digital yang berintegritas dan mampu menyaring informasi.

"Di era digital ini, anak-anak harus dibimbing agar lebih bijak. Jangan sampai begitu menerima informasi melalui WhatsApp langsung dibagikan kepada orang lain tanpa mengetahui kebenarannya. Melalui pelatihan ini, gali ilmu sebanyak-banyaknya dan memanfaatkan kesempatan dengan serius," ungkapnya.

Nurhafni juga menyampaikan bahwa SMAN 16 Pekanbaru merupakan salah satu sekolah model di Provinsi Riau. Karena itu, ia berharap DPRD Riau mendukung dan memperhatikan pengembangan pendidikan, termasuk pemenuhan fasilitas sekolah, mengingat berbagai keterbatasan yang masih dihadapi meski sekolah terus berupaya mencetak prestasi.

Ketua FWL DPRD Riau, Nasuha, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dasar jurnalistik sekaligus membekali pelajar dengan pengetahuan tentang etika bermedia sosial. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat membantu siswa mengenali, menyaring, dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab.

Kegiatan pelatihan jurnalistik ini juga didukung sejumlah mitra, di antaranya Pertamina Hulu Rokan, Riau Petroleum, PTPN IV, Bank Riau Kepri Syariah, dan RAPP.*****

Terkini