602 Hotspot Kepung Sumatera: Babel-Sumsel Tertinggi, Pelalawan Sumbang 50 persen Titik di Riau

Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:34:22 WIB
Ilustrasi/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - Titik panas atau hotspot makin menjamur di Pulau Sumatra. Berdasarkan pantauan satelit, ada sekitar 602 titik panas atau hotspot terdeteksi pada Selasa (18/8/2026). 

Jumlah ini menandai peningkatan aktivitas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumatera, dengan sebagian besar titik memiliki tingkat kepercayaan tinggi 80-100 persen.

Berdasarkan data BMKG Stasiun Pekanbaru, sebaran hotspot tidak hanya terpusat di Riau. Provinsi lain di Sumatra juga mencatat angka signifikan.

Provinsi dengan hotspot terbanyak adalah Bangka Belitung dengan 172 titik. Disusul Sumatera Selatan 165 titik dan Lampung 87 titik.

Sementara itu, Provinsi Riau mencatatkan 75 titik panas yang tersebar di 9 kabupaten/kota.

"Distribusinya tidak merata. Kabupaten Pelalawan menjadi penyumbang tertinggi dengan 38 titik, atau lebih dari 50 persen dari total hotspot di Riau," kata Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yasir P.

Berikut rincian titik panas di Riau:

- Pelalawan: 38 titik 

- Rokan Hulu: 9 titik

- Kampar: 8 titik  

- Siak: 6 titik

- Rokan Hilir: 4 titik

- Kota Dumai: 4 titik

- Kepulauan Meranti: 2 titik

- Indragiri Hulu: 2 titik

- Bengkalis: 1 titik

- Indragiri Hilir: 1 titik

Semantara untuk di Provinsi lain: Jambi 34 titik, Sumatera Utara 20 titik, Sumatera Barat 19 titik, Bengkulu 14 titik, Aceh 10 titik, dan Kepulauan Riau 6 titik.

Yasir menjelaskan, deteksi hari ini memiliki variasi tingkat kepercayaan atau confidence level. 

"Sebagian besar titik berada pada kategori sedang 30-79 persen. Namun ada titik dengan kepercayaan tinggi 80-100 persen yang mengindikasikan potensi kebakaran aktif yang lebih kuat," jelasnya.

BMKG mencatat 4 titik di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan memiliki confidence tinggi 80-100 persen. Begitu juga 1 titik di Kecamatan Pujud, Rokan Hilir. Selebihnya sedang, dan hanya 1 titik berkategori rendah.

Dengan tingginya jumlah hotspot dan confidence level, BMKG mengimbau pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat untuk meningkatkan patroli dan kesiapsiagaan.

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Titik dengan confidence tinggi perlu segera ditindaklanjuti untuk mencegah meluasnya kebakaran.*****

 

 

Terkini