Perkuat Sinergi, PP Pusdatin Puanri Menerima Kunjungan PD Pusdatin Puanri Kampar

Perkuat Sinergi, PP Pusdatin Puanri Menerima Kunjungan PD Pusdatin Puanri Kampar
Ketua Umum PP Pusdatin Puanri, Dra. Hj. Septina Primawati, MM bersama Ketua Pusdatin Kampar Dr Hj Misharti/ist

PEKANBARU, LIPO – Bertempat di sekretariat PP Pusdatin Puanri di Gedung Wanita jalan Diponegoro digelar  kunjungan kerja dan silaturahim Bersama dengan Pengurus Daerah (PD ) Pusdatin Puanri Kabupaten Kampar. 

Pertemuan strategis ini bertujuan untuk penyampaian  berbagai program kerja yang telah sukses berjalan, sekaligus menimba ilmu demi memperkuat program pendataan perempuan di wilayah Riau.

Kehadiran PD Pusdatin Puanri Kabupaten Kamar disambut hangat oleh Ketua Umum PP Pusdatin Puanri, Dra. Hj. Septina Primawati, MM.,didamping oleh  Ketua Harian Rahmita B. Ningsih, SE, M.Hum, Sekretaris Umum Prof. Dr. Rita Anugerah, MAFIS, Ak, serta sejumlah pengurus inti pusat lainnya.

Sementara rombongan dari Kabupaten Kampar dipimpin langsung oleh Ketua PD Pusdatin Puanri Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si. , yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Kampar, didampingi oleh jajaran pengurus inti. 

Pada awal pertemuan, Ketua Umum PP Pusdatin Puanri, Septina, menyampaikan sejarah awal mula berdirinya PP Pusdatin Puanri, yaitu pada tanggal 31 Desember 2004.

Pelantikan dilakukan oleh Gubernur Riau pada masanya H.M. Rusli Zainal dan dihadiri oleh Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia pada masa itu, Prof Dr Meutia Hatta Swasono. Pada tahun 2025 yang lalu, PP Pusdatin Puanri melakukan koordinasi dengan kabupaten/kota agar juga membentuk Pusdatin Puanri.

Kabupaten Kampar menyambut baik gagasan tersebut, dan segera membentuk PD Pusdatin Puanri Kabupaten Kampar berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 08/SK/PP-PUSDATIN PUANRI/XI/2025. Hingga tahun 2026 ini, telah terbentuk Sembilan Pusdatin Puanri tingkat Kabupaten/Kota yakni, Meranti, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuansing, Pekanbaru dan Kampar.

Ketua PD Pusdatin Puanri Kampar, Misharti menyampaikan berbagai aksi nyata yang berfokus pada pemberdayaan, kesejahteraan, dan hukum bagi perempuan di Kampar telah berhasil direalisasikan, antara lain: Aksi Sosial & Kepedulian: Pembagian pakaian layak pakai bagi perempuan kurang mampu pada Maret 2026 dan kunjungan sosial Hari Ibu kepada tokoh perempuan Kampar, seperti Ibu Irhamah (mantan anggota DPRD Kampar) dan Ibu Nuraida, SE (pensiunan Dinas Kesehatan Kampar). Pemberdayaan Ekonomi (Pelatihan Kerja): Pelaksanaan pelatihan pembuatan sabun dan pembuatan minyak dari kelapa sawit yang bekerja sama dengan Politeknik Kampar pada April 2026. 

Pendidikan & Hukum: Sosialisasi Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) di Kecamatan Tambang pada Juni 2026, serta kegiatan Perempuan Legislatif Kampar. Pelestarian Budaya: Lomba Kuliner Masakan Kampar yang diadakan di Riverside Bangkinang pada Agustus 2026.

Ketua Umum PP Pusdatin Puanri, Dra. Hj. Septina Primawati, MM., memberikan apresiasi yang tinggi atas keaktifan dan dedikasi PD Kampar dalam menggulirkan program-program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. 

Dalam kesempatan tersebut, Dra. Hj. Septina Primawati, MM. memaparkan bahwa sebagai organisasi perempuan yang berfokus (concern) pada penghimpunan dan pendokumentasian data perempuan Riau, PP Pusdatin Puanri berkomitmen untuk menyajikan data perempuan Riau secara komprehensif, baik dalam bentuk data maupun dokumentasi yang dapat menjadi sumber informasi dan rujukan bagi masyarakat.

Pendataan tersebut tidak hanya dilakukan melalui penghimpunan informasi, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk dokumentasi cetak berupa buku-buku profil, sejarah, dan rekam jejak perempuan Riau. 

Buku menjadi salah satu bentuk penting dalam menjaga keberlanjutan data, karena tidak hanya mencatat nama dan identitas, tetapi juga merekam perjalanan, prestasi, kontribusi, serta posisi strategis yang telah dicapai perempuan Riau dalam berbagai bidang kehidupan, baik di masyarakat maupun pemerintahan. 

Dengan demikian, buku-buku yang diterbitkan PP Pusdatin Puanri menjadi bagian dari dokumentasi sejarah perempuan Riau sekaligus warisan pengetahuan yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Sejak tahun 2007, PP Pusdatin Puanri secara konsisten memberikan perhatian pada pendokumentasian perjalanan dan kiprah perempuan Riau melalui penerbitan buku.

Fokus tersebut diarahkan untuk menghimpun dan mengabadikan profil, sejarah, prestasi, kepemimpinan, kontribusi sosial, serta kiprah perempuan Riau di berbagai bidang. Upaya ini menjadi penting karena banyak jejak perjuangan dan kontribusi perempuan yang belum terdokumentasikan secara sistematis.

Melalui buku-buku tersebut, PP Pusdatin Puanri berupaya memastikan bahwa perjalanan dan kontribusi perempuan Riau tidak hilang dari catatan sejarah.
Oleh karena itu, kegiatan pendataan yang dilakukan PP Pusdatin Puanri memiliki makna yang lebih luas, yaitu bukan sekadar mengumpulkan data, tetapi juga membangun arsip pengetahuan dan sejarah perempuan Riau. 

Setiap buku yang dihimpun dan diterbitkan menjadi dokumentasi cetak yang merekam perjalanan zaman, sekaligus menjadi sumber informasi mengenai peran dan kontribusi perempuan Riau dari masa ke masa.

Sesi diskusi kemudian berlanjut pada penguatan metodologi pembuatan program pendataan perempuan Riau agar data yang dihasilkan semakin valid, sehingga buku-buku profil yang diterbitkan ke depan dapat terus menjadi acuan utama bagi kebijakan pembangunan yang responsif gender di Provinsi Riau.

Sinergi dan silaturahim ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya bank data perempuan Riau yang akurat dan terintegrasi, sekaligus meningkatkan kualitas pemberdayaan perempuan dari tingkat kabupaten hingga ke tingkat provinsi. (***)

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

Berita Lainnya

Index