Pembacokan di UIN Suska Riau, DPRD: Warning bagi Generasi Muda untuk Perkuat Agama

Pembacokan di UIN Suska Riau, DPRD: Warning bagi Generasi Muda untuk Perkuat Agama

PEKANBARU, LIPO - Wakil Ketua DPRD Riau, Ahmad Tarmizi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden pembacokan yang menimpa seorang mahasiswi di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau. Peristiwa tragis ini menjadi peringatan keras bagi generasi muda untuk lebih mendekatkan diri kepada ajaran agama.

"Kita mengingatkan generasi muda untuk lebih mendekatkan ke ajaran agama. Karena agama tidak membolehkan pacaran. Bangun hubungan yang sehat fokus pada studi dan pengembangan diri," ujar Ahmad Tarmizi, Kamis 26 Februari 2026.

Ia menegaskan bahwa pergaulan yang tidak sehat hanya akan merusak masa depan anak-anak muda. Dirinya berharap para mahasiswa bisa lebih bijak dalam mengatur prioritas hidup.

"Pendidikan kita belum masuk pada kesadaran diri untuk pengembangan diri. Ini menjadi warning bagi generasi muda kedepan, sekaligus momentum membangun lingkungan kampus yang sehat dan bebas dari kekerasan," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang mahasiswi UIN Suska Riau bernama Farradila Ayu Pramesti (23) menjadi korban pembacokan di lingkungan kampus pada Kamis 26 Februari 2026 pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Peristiwa ini menggegerkan civitas akademika.

Pelaku diketahui merupakan teman pria korban yang juga mahasiswa UIN Suska Riau bernama Reyhan Mufazajar (22). Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra mengungkapkan bahwa aksi brutal tersebut dipicu oleh penolakan cinta.

"Terkait hubungan asmara, pelaku menyukai korban namun ditolak. Jadi mereka ini saling mengenal. Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Binawidya," kata Pandra.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian tangan dan kepala. Saat ini korban tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.

"Korban saat ini sedang dirawat di RS Bhayangkara Polda Riau dan kondisinya sudah mulai membaik," tutup Pandra.*****

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Penganiayaan

Index

Berita Lainnya

Index