Belum Putuskan Libur Sekolah, Disdik Pekanbaru Tunggu Rekomendasi DLHK Soal Kabut Asap

Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:12:37 WIB
Abdul Jamal/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru masih mengkaji kemungkinan meliburkan aktivitas belajar mengajar menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap dalam beberapa hari terakhir.

Kebijakan meliburkan sekolah akan diambil jika kondisi udara di Pekanbaru terus memburuk. Langkah ini disiapkan untuk melindungi kesehatan peserta didik dari dampak paparan asap.

Berdasarkan data pemantauan kualitas udara pada Selasa (18/8/2026) pukul 08.00 WIB, konsentrasi partikel halus PM2.5 tercatat mencapai 66,8 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Angka tersebut masuk dalam kategori Tidak Sehat.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat, terutama anak-anak, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, mengatakan pihaknya masih menunggu rekomendasi resmi terkait kondisi udara terkini.

"Kami masih menunggu rekomendasi dari DLHK dan Dinas Kesehatan untuk mengetahui kondisi dan kualitas udara," ujar Jamal, Selasa (18/8/26).

Menurutnya, keputusan meliburkan sekolah tidak bisa diambil sepihak. Kebijakan tersebut harus berdasarkan rekomendasi lintas dinas dan akan dituangkan dalam Keputusan Walikota Pekanbaru.

Disdik, kata Jamal, siap menindaklanjuti apapun rekomendasi yang diberikan terkait keberlangsungan proses belajar mengajar di tengah kabut asap.

Namun untuk saat ini, pihaknya menilai kondisi udara belum sampai pada tahap harus meliburkan sekolah.

"Tapi sepertinya melihat kondisi saat ini masih belum [meliburkan sekolah]. Asap saat ini tidak begitu ada asap," jelasnya.

Sembari menunggu perkembangan kualitas udara, Disdik Pekanbaru mengimbau seluruh peserta didik untuk tetap menggunakan masker saat berangkat dan pulang sekolah, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan kelas.*****

 

Terkini