Dukung Seragam Gratis, Komisi III DPRD Pekanbaru Minta Jangan Korbankan Rehab Sekolah

Dukung Seragam Gratis, Komisi III DPRD Pekanbaru Minta Jangan Korbankan Rehab Sekolah
Tekad Indra Pradana Abidin

PEKANBARU, LIPO - Komisi III DPRD Pekanbaru mendukung penuh kebijakan Pemerintah Kota Pekanbaru yang memperluas program seragam sekolah gratis untuk seluruh siswa baru SD dan SMP pada APBD Murni 2026.

Namun dewan mengingatkan agar perluasan program tersebut tidak menggerus anggaran perbaikan sarana dan prasarana sekolah.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Tekad Indra Pradana Abidin mengatakan, hasil pembahasan bersama Dinas Pendidikan menunjukkan adanya pergeseran anggaran. 

"Kami dari Komisi III tentu sangat mendukung program seragam gratis ini. Seluruh siswa baru SD dan SMP akan mendapat seragam sesuai ketentuan yang telah ditetapkan," kata Tekad, Rabu (5/8/2026).  

Tekad menjelaskan, anggaran program seragam gratis semula sekitar Rp6 miliar. Setelah cakupan diperluas dari 3.000 siswa menjadi seluruh siswa baru SD dan SMP se-Kota Pekanbaru, anggarannya naik menjadi sekitar Rp13 miliar.

Masalahnya, dana tambahan itu diambil dari pos anggaran sarana dan prasarana pendidikan. 

"Yang menjadi persoalan, dana tambahan untuk seragam ini diambil dari anggaran sarana dan prasarana. Artinya, rehab bangunan sekolah dan pengadaan mebel untuk beberapa sekolah yang sudah direncanakan akhirnya tidak bisa dilaksanakan tahun ini," ujarnya.

Menurut Tekad, Pemko seharusnya menambah alokasi baru untuk Dinas Pendidikan tanpa mengurangi pos yang sudah disiapkan untuk perbaikan fasilitas sekolah.

"Harusnya Pemko menambah anggaran baru ke Dinas Pendidikan tanpa mengganggu anggaran sarana dan prasarana. Jadi siswa mendapatkan seragam gratis, sementara sekolah juga tetap diperbaiki dan fasilitas belajarnya semakin layak," tegasnya.

Ia berharap kekurangan anggaran rehab bisa ditutupi melalui APBD Perubahan 2026. Sebab masih banyak sekolah di Pekanbaru yang bangunannya rusak dan butuh perbaikan segera.

"Kami berharap di APBD Perubahan nanti ada penambahan anggaran untuk sarana dan prasarana. Banyak sekolah yang kondisinya sudah rusak dan perlu segera diperbaiki," katanya.

"Penambahan anggaran ini kami dukung. Namun, jangan sampai mengurangi anggaran perbaikan sekolah karena keduanya sama-sama penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan," pungkas Tekad.****

 

 

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Sekolah

Index

Berita Lainnya

Index