PEKANBARU, LIPO – Kota Pekanbaru memborong empat penghargaan internasional dalam ajang 1st IMT-GT Green City Award 2026 di Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (9/9/2026).
Capaian itu diapresiasi DPRD Pekanbaru. Namun, Pemko diminta tidak cepat berpuas diri.
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi mengatakan, penghargaan ini harus menjadi motivasi untuk memperkuat pembangunan berwawasan lingkungan.
"Ini tentu menjadi kabar yang sangat positif bagi Kota Pekanbaru. Empat penghargaan yang diraih menunjukkan bahwa upaya dan kerja yang dilakukan mulai mendapat pengakuan di tingkat internasional," kata Sabarudi, Sabtu (12/9/2026).
Politikus PKS itu menegaskan, predikat Metropolitan Green City harus dibuktikan dengan perubahan nyata, bukan hanya slogan.
"Jangan berhenti pada penghargaan. Justru ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras. Yang paling penting adalah bagaimana konsep kota hijau ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegasnya.
Menurutnya, keberhasilan kota hijau tidak hanya diukur dari jumlah piala, tetapi dari kondisi lingkungan dan kualitas layanan perkotaan yang dirasakan warga.
"Jangan sampai masyarakat hanya melihat pialanya, tetapi tidak merasakan perubahan di lingkungan tempat mereka tinggal," ujarnya.
Sabarudi mendorong Pemko Pekanbaru membenahi persoalan sampah, ruang terbuka hijau, kualitas lingkungan, transportasi, hingga infrastruktur pendukung kota berkelanjutan.
Ia juga meminta penguatan kolaborasi antara Pemko, DPRD, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar penghargaan berdampak langsung.
Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyebut penghargaan ini sebagai pengakuan internasional sekaligus tanggung jawab.
"Ini bukan sekadar piala, tetapi pengakuan internasional terhadap arah pembangunan Pekanbaru menuju Metropolitan Green City. Penghargaan ini menjadi tanggung jawab bagi kami untuk bekerja lebih keras," kata Agung.
Empat penghargaan yang diraih Pekanbaru:
1. Emas/Peringkat 1: Kategori Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan
2. Perak/Peringkat 2: Kategori Pengelolaan Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem Perkotaan
3. Perunggu/Peringkat 3: Kategori Pengelolaan Sampah Padat
4. Sertifikat Pengakuan: Kategori Transportasi Berkelanjutan dan Mobilitas Rendah Karbon
Penghargaan diserahkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan diterima Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mewakili Wali Kota.
Ajang ini digelar dalam rangkaian Pertemuan Kepala Daerah IMT-GT ke-32 yang melibatkan Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Hadir juga para menteri, kepala daerah, perwakilan ASEAN dan Asian Development Bank.****