36 Calon Bersaing Isi 14 Kursi KI dan KPID Riau, Uji Kelayakan Digelar Sebulan Lagi

36 Calon Bersaing Isi 14 Kursi KI dan KPID Riau, Uji Kelayakan Digelar Sebulan Lagi
Sekretaris Komisi I DPRD Riau, Amal Fathullah/F: ist

PEKANBARU, LIPO - Komisi I DPRD Riau segera menjadwalkan pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau setelah menerima hasil seleksi dari tim panitia seleksi (Tim Pansel).

Sekretaris Komisi I DPRD Riau, Amal Fathullah, mengatakan proses fit and proper test sempat mengalami penundaan karena padatnya agenda DPRD, mulai dari bimbingan teknis (Bimtek) hingga agenda reses anggota dewan.

"Insyaallah dalam waktu sekitar satu bulan ke depan kita akan mengadakan fit and proper test. Sebenarnya sudah direncanakan sebelumnya, tetapi karena ada agenda Bimtek dan tidak banyak anggota dewan yang tersedia, akhirnya kita jadwalkan ulang. Setelah itu ternyata masuk agenda reses, sehingga pelaksanaannya dilakukan setelah reses," ujar Amal, Sabtu 18 Juli 2026.

Ia menjelaskan, Komisi I akan lebih dahulu melaksanakan uji kelayakan terhadap calon anggota Komisi Informasi, kemudian dilanjutkan dengan calon anggota KPID Riau.

Untuk seleksi tersebut, Tim Pansel telah menyerahkan nama-nama peserta yang lolos. Sebanyak 15 calon disiapkan untuk mengisi 7 kursi Komisi Informasi, sedangkan 21 calon akan bersaing memperebutkan 7 kursi anggota KPID Riau.

Amal berharap seluruh tahapan seleksi berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku sehingga menghasilkan komisioner yang berkualitas dan terhindar dari persoalan di kemudian hari.

"Kita berharap proses ini berjalan sesuai koridor yang berlaku sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan," katanya.

Ia juga menegaskan Komisi I DPRD Riau akan mengedepankan profesionalitas dalam pelaksanaan fit and proper test. Menurutnya, hasil seleksi yang dilakukan Tim Pansel telah melalui proses yang objektif dengan melibatkan figur-figur yang memiliki kredibilitas.

"Tentu kami akan mengedepankan profesionalitas. Kita melihat hasil kerja Tim Pansel sudah dilakukan secara profesional. Mereka yang dipilih adalah orang-orang yang memang memiliki kredibilitas untuk menjadi komisioner," tutup politisi PKS ini.*****

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Komisioner

Index

Berita Lainnya

Index