JAKARTA, LIPO - Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Pihak Kejaksaan Agung melalui Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, M Jeffry, turut membenarkan adanya penggeledahan tersebut.
."Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN," jelas Jeffry, dilansir Kompas.com.
Meskipun membenarkan adanya penggeledahan, namun Jeffry belum mengetahui latar belakang penggeledahan tersebut. Ia menyebut, pihak Kejagung akan melakukan konferensi pers terkait hal tersebut pada sore nanti.
Sebelumnya diketahui, pimpinan BGN, Dadan Hindayana, dicopot dari jabatannya dan digantikan Nanik S Deyang. Selain itu, dua Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung juga tak luput dari evaluasi pemerintah. Mayjen Trenggono dan Agustina Arumsari diangkat menjadi Wakil Kepala BGN yang baru.
Pergantian tiga petinggi BGN ini menjadi perhatian publik. Berbagai spekulasi pum bermunculan, terutama terkait dengan keberlangsungan program andalan Prabowo, MBG.
Merespon perihal tersebut, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan. Ia memastikan, pergantian pimpinan di BGN tidak akan mengganggu pemaksaan MBG.
"Pemerintah sekali lagi menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini tidak akan mengganggu komitmen kita di dalam menjalankan program MBG yang dilaksanakan oleh BGN," ujar Prasetyo, beberapa waktu yang lalu******