PEKANBARU, LIPO – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru mencatat 286 pelanggaran lalu lintas selama tiga hari pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026, terhitung sejak Senin (2/2) hingga Rabu (4/2). Meski demikian, selama periode tersebut tidak terjadi kecelakaan lalu lintas.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP Satrio B.W. Wicaksana mengatakan, capaian tersebut menunjukkan pendekatan preemtif dan preventif yang dikedepankan dalam operasi mulai membuahkan hasil.
“Alhamdulillah, hingga hari ketiga pelaksanaan operasi, angka kecelakaan masih nihil. Ini menjadi indikator awal meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” ujar Satrio, Kamis (5/2/2026).
Berdasarkan data Satlantas Polresta Pekanbaru, pada Senin (2/2) tidak tercatat kecelakaan lalu lintas. Petugas tidak melakukan penilangan, namun memberikan 90 teguran kepada pengendara yang melanggar.
Pada Selasa (3/2), kondisi lalu lintas tetap aman tanpa kecelakaan. Penindakan dilakukan melalui dua tilang manual serta 91 teguran.
Sementara pada Rabu (4/2/2026), meski angka kecelakaan tetap nol, penindakan meningkat dengan empat tilang elektronik (ETLE), lima tilang manual, dan 96 teguran.
Pada hari ketiga tersebut, petugas menindak sejumlah pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, antara lain penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis serta pengendara yang tidak menggunakan helm.
Menurut Satrio, Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 tidak semata berorientasi pada penindakan, melainkan mengedepankan edukasi dan peningkatan kesadaran berlalu lintas.
“Penilangan bukan tujuan utama. Teguran tetap kami utamakan agar masyarakat memahami pentingnya keselamatan. Namun, terhadap pelanggaran yang berisiko tinggi, penindakan tegas tetap dilakukan,” katanya.
Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 digelar selama 14 hari dengan fokus pada langkah preemtif dan preventif guna menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif serta menekan angka kecelakaan di wilayah Riau, khususnya Kota Pekanbaru.(***)