INHU, LIPO - Kabut asap di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, mulai menunjukkan perbaikan pada Selasa (25/8/2026). Sejak pagi hingga siang, cahaya matahari sudah terlihat cukup jelas di sejumlah wilayah.
Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhu tetap mengambil langkah antisipasi dengan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik.
Kebijakan itu tertuang dalam surat edaran tentang penyesuaian kegiatan belajar akibat penurunan kualitas udara. Surat ditujukan kepada kepala satuan pendidikan PAUD/TK, SD/MI, dan SMP/MTs negeri maupun swasta se-Kabupaten Inhu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Inhu Zulfahmi Adrian AP, M.Si, mengatakan, pembelajaran daring mulai diberlakukan Rabu (26/8/2026) hingga batas waktu yang belum ditentukan.
“Surat edaran tersebut berdasarkan hasil pantauan BMKG pada Ahad (23/8/2026) bahwa kualitas udara di Kabupaten Inhu tidak sehat hingga sangat tidak sehat,” ujar Zulfahmi, Selasa (25/8/2026).
Ia menyebut edaran itu juga mengacu pada Keputusan Bupati Inhu Nomor Kpts.156/III/2026 tanggal 10 Maret 2026 tentang penetapan status siaga darurat penanggulangan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2026.
“Ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap, peserta didik tidak perlu datang ke sekolah. Mereka juga tidak diperkenankan mengikuti kegiatan sekolah lainnya yang mengharuskan kehadiran secara langsung,” jelasnya.
Langkah ini dilakukan dalam rangka melindungi kesehatan peserta didik dari paparan kabut asap.
Satuan pendidikan di bawah Kementerian Agama maupun kementerian dan lembaga lain di Inhu juga diimbau menyesuaikan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara.
Sekolah diminta menggelar pembelajaran daring secara sederhana, efektif, dan tidak membebani siswa.
Pemkab Inhu juga meminta orang tua atau wali memastikan anak tetap berada di rumah. Jika harus keluar, wajib menggunakan masker.
“Hal itu dimaksudkan agar menghindari paparan kabut asap. Apabila terdapat keperluan mendesak untuk keluar rumah, agar menggunakan masker,” tambah Zulfahmi.
Untuk sekolah penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG), orang tua atau wali diminta mengambil makanan ke sekolah. Dengan begitu siswa tetap bisa mendapatkan asupan bergizi di rumah selama PJJ.
Zulfahmi menambahkan, meski kabut asap Selasa mulai membaik dibanding Senin, pemkab tetap memantau perkembangan kualitas udara.
“Pelaksanaan kegiatan pembelajaran untuk hari berikutnya akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi kualitas udara di Kabupaten Inhu berdasarkan informasi dari BMKG dan instansi terkait,” terangnya.*****