INHU, LIPO - Suasana Bumi Perkemahan (Buper) Buluh Rampai, Kecamatan Siberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tampak meriah, Jumat (21/8/2026) malam.
Sekitar 1.200 anggota Gerakan Pramuka memadati lokasi untuk mengikuti upacara api unggun Kemah Budaya Kwartir Ranting (Kwarran) Siberida.
Peserta yang hadir berasal dari berbagai tingkatan, mulai dari Penggalang, Penegak, pembina, pelatih, hingga Andalan Ranting Siberida.
Upacara api unggun dipimpin langsung oleh Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, yang juga merupakan Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Inhu.
Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Inhu Indrawansyah, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Joni Mariyanto, Kadispora Ahmad Syukur, Ketua Kwarcab Inhu Rajuki, Camat Siberida Wisnu Subroto, unsur Forkopimcam, Ketua Kwarran Siberida Kaharuddin, serta para Ketua Mabigus.
Dalam amanatnya, Bupati Ade memberikan apresiasi tinggi kepada Kwarran Siberida dan Panitia yang berhasil menyukseskan Kemah Budaya di tengah tekanan fiskal daerah.
Menurutnya, Pramuka memiliki peran vital dalam pembentukan karakter generasi muda.
"Pramuka adalah wadah pembinaan kaum muda. Insya Allah, adik-adik yang hadir malam ini, 30 tahun ke depan ada yang menjadi Bupati, Gubernur, Kapolres, Dandim atau pemimpin di bidangnya masing-masing," ujar Ade.
Ia berpesan agar anggota Pramuka terus mengasah keterampilan, ketangkasan, dan semangat persaudaraan.
Ade juga menilai suksesnya kegiatan ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong antara Kwarran dan Pemerintah Kecamatan Siberida.
Prosesi api unggun diawali dengan pembacaan Dasa Darma Pramuka. Bupati Ade kemudian menyerahkan obor pertama kepada pasukan obor sebagai tanda dimulainya penyalaan api unggun.
Suasana kian semarak dengan letupan kembang api dan penampilan seni budaya dari masing-masing gugus depan. Mulai dari Tari Banyuwangi, Tari Piring, hingga tari kreasi modern turut memeriahkan malam.
Pada kesempatan itu, Ade mendorong Kwarcab Inhu untuk segera menggelar kegiatan serupa di tingkat kabupaten yang melibatkan seluruh Kwarran se-Inhu.
Sementara itu, Anggota Mabida Riau, Indrawansyah, menyatakan optimistis Inhu memiliki potensi besar menjadi "Kabupaten Pramuka".
Ia mengaku telah berdiskusi dengan Kamabicab untuk menyusun konsep pengembangan Gerakan Pramuka, baik secara kuantitas maupun kualitas pembinaan.
Sebagai langkah awal, Pemkab bersama Kwarcab Inhu akan mengaktifkan kembali Satuan Karya (Saka) Bakti Husada.
Tak hanya itu, Pemkab juga menyiapkan Kemah Bakti Terpadu tingkat Kabupaten Inhu dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2026 mendatang. Kegiatan tersebut rencananya akan dipusatkan di kawasan Eks Gedung DPRD Inhu dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pematang Reba.
Program tersebut diharapkan mampu memperkuat pembinaan generasi muda dan mewujudkan visi Inhu sebagai daerah dengan gerakan kepramukaan yang kuat, aktif, dan berkualitas.*****