PEKANBARU, LIPO - Jumlah titik panas atau hotspot di Provinsi Riau melonjak signifikan. Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika [BMKG], jumlah hotspot mencapai 265 titik hingga Sabtu, 29 Agustus 2026.
Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Indah DN, mengatakan ratusan titik panas itu tersebar di hampir seluruh kabupaten/kota di Riau.
"Pelalawan menjadi daerah dengan hotspot terbanyak, yakni 120 titik. Kemudian Indragiri Hilir sebanyak 67 titik, Indragiri Hulu 20 titik, Bengkalis 20 titik, Kuantan Singingi 15 titik, dan Siak 14 titik," ujar Indah, Sabtu (29/8).
Selain itu, hotspot juga terdeteksi di Rokan Hilir 3 titik, Rokan Hulu 3 titik, Kampar 2 titik, dan Kota Dumai 1 titik.
Secara keseluruhan, total hotspot di Pulau Sumatera mencapai 1.813 titik pada hari yang sama.
Sumatera Selatan menjadi penyumbang hotspot terbesar dengan 1.036 titik. Riau berada di posisi kedua dengan 265 titik, disusul Jambi 181 titik.
Sementara daerah lain yakni Lampung 100 titik, Bangka Belitung 91 titik, Aceh 77 titik, Sumatera Utara 54 titik, Kepulauan Riau 4 titik, Bengkulu 3 titik, dan Sumatera Barat 2 titik.
Di tengah tingginya jumlah hotspot, BMKG memprakirakan masih ada peluang hujan di Riau.
Hujan dengan intensitas ringan yang bersifat lokal berpotensi terjadi pada Sabtu sore hingga malam hari.
Hujan diprakirakan mengguyur sebagian wilayah Bengkalis, Kampar, Pelalawan, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kepulauan Meranti.*****