PEKANBARU, LIPO - Anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan (Dapil) Kampar, Makmun Solihin, merespons kerusakan Jembatan Danau Bingkuang di ruas Jalan Lintas Pekanbaru - Bangkinang yang diduga dipicu hilangnya sejumlah baut pada struktur penyangga jembatan.
Menurut Makmun, persoalan tersebut harus segera dicarikan jalan keluarnya mengingat tersebut merupakan salah satu akses vital yang menghubungkan Pekanbaru dengan Kabupaten Kampar dan wilayah Sumatera Barat.
Ia mengatakan komisi IV DPRD Riau bidang infrastruktur akan meminta penjelasan dari instansi terkait sekaligus dan meminta perbaikan cepat supaya kerusakan tidak semakin parah dan aktivitas masyarakat kembali normal.
"Nanti akan kita tanyakan kepada pihak terkait dan kita carikan solusinya. Ini menyangkut keselamatan masyarakat yang setiap hari melintasi jembatan tersebut," kata ketua komisi IV DPRD Riau ini, Rabu 15 Juli 2026.
Makmun menambahkan, persoalan infrastruktur di Kabupaten Kampar tidak hanya terjadi pada Jembatan Danau Bingkuang. Dirinya juga menerima berbagai keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak di wilayah Petapahan yang hingga kini membutuhkan perhatian pemerintah.
"Beberapa tokoh masyarakat juga menyampaikan keluhan mengenai kondisi jalan rusak di Petapahan. Seluruh persoalan infrastruktur ini akan menjadi perhatian kami agar segera mendapat penanganan," pungkasnya.
Sebelumnya, hasil pemeriksaan terhadap Jembatan Danau Bingkuang menemukan adanya baut penting pada struktur penyangga yang hilang sehingga menyebabkan jembatan bergoyang saat dilintasi kendaraan.
Akibat kondisi tersebut, jembatan yang dibangun pada 1970 itu ditutup sementara, sementara arus lalu lintas dari arah Pekanbaru menuju Bangkinang dialihkan ke jembatan duplikat di sampingnya.*****