PEKANBARU, LIPO— Seorang Anak Buah Kapal (ABK) dilaporkan hilang setelah terjatuh dari kapal pompong di perairan Selat Rupat, Kota Dumai, Selasa (19/5/2026). Hingga sore hari, Tim SAR Gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap korban.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 11.10 WIB dari anggota Lanal Dumai, Serma Khadirin.
Peristiwa bermula saat kapal pompong berangkat dari Pelabuhan Wilmar Pelintung menuju Pelabuhan Pelindo Dumai sekitar pukul 01.00 WIB.
Namun, setibanya di pelabuhan tujuan pada pukul 06.00 WIB, satu orang penumpang onboard (POB) diketahui tidak berada di atas kapal dan diduga terjatuh selama perjalanan.
Korban diketahui bernama Agustinus Laia (30), warga Tuhemberua, Kecamatan Lolomatua, Kabupaten Nias Selatan. Titik perkiraan kejadian berada di koordinat 1°39'44"N 101°33'27"E, sekitar 6 mil laut dari Pelabuhan Pelindo Dumai dengan arah 103 derajat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 11.30 WIB, Tim Rescue Unit Siaga SAR Dumai yang terdiri dari tiga personel bersama tiga awak RB 218 langsung diberangkatkan ke lokasi menggunakan skoci.
“Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran dari Pelabuhan Pokala Dumai menuju titik dugaan kejadian. Area pencarian pada hari pertama mencapai sekitar 6,88 mil laut persegi,” jelas Budi, Rabu (20/5/2026).
Proses pencarian berlangsung dengan kondisi cuaca cerah berawan, angin bertiup dari tenggara ke barat daya, serta tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.
Hingga pukul 18.00 WIB, korban belum berhasil ditemukan. Operasi SAR sementara dihentikan dan dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Rabu (20/5/2026) pukul 07.00 WIB.
Pihak SAR juga mengimbau keluarga korban dan masyarakat yang turut melakukan pencarian agar tetap mengutamakan keselamatan selama berada di perairan.(***)