Upaya Lanjutan Dilakukan, PUTRPKP Inhil Tangani Kembali Jalan Parit Guntung Sanglar

Upaya Lanjutan Dilakukan, PUTRPKP Inhil Tangani Kembali Jalan Parit Guntung Sanglar
Pengerjaan perbaikan jalan yang rusak

LIPO - Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTRPKP) Kabupaten Indragiri Hilir menjelaskan bahwa penanganan kerusakan Jalan Parit Guntung di Desa Sanglar, Kecamatan Reteh, dilakukan kembali pasca perbaikan pada 13 Maret 2026 yang berada pada ruas Pulau Kijang–Sanglar agar jalan tetap dapat difungsikan oleh masyarakat.

Penjelasan tersebut disampaikan untuk menjawab sejumlah pertanyaan masyarakat terkait kondisi jalan yang sempat terlihat becek dan berlumpur di lapangan pasca perbaikan pada 13 Maret lalu.

Melalui keterangan dari Kepala Dinas PUTRPKP Kabupaten Indragiri Hilir, Yusnaldi menyampaikan bahwa sebelum pelaksanaan perbaikan dilakukan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan hingga perangkat desa setempat.

“Penanganan kerusakan Jalan Parit Guntung Desa Sanglar pada ruas Pulau Kijang–Sanglar telah dikoordinasikan oleh Dinas PUTRPKP dengan Camat Reteh, Kepala Desa, Kepala Dusun serta Ketua RT setempat pada tanggal 13 Maret 2026,” jelas Yusnaldi.

Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, disepakati penanganan awal dengan membuat bentangan jalan menggunakan batang pohon kelapa yang dipadukan dengan material timbunan. Metode tersebut dilakukan sebagai langkah cepat agar jalan tetap bisa dilalui masyarakat.

Pelaksanaan pekerjaan dilakukan pada 14 Maret 2026 dan berhasil diselesaikan dalam waktu satu hari. Perbaikan ini bersifat fungsional sementara, khususnya untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat menjelang arus mudik dan arus balik Idul Fitri.

Namun pada 15 Maret 2026 terjadi hujan lebat yang disertai pasang air sehingga menimbulkan genangan di lokasi jalan tersebut. Kondisi tersebut menyebabkan badan jalan kembali becek dan berlumpur sehingga arus lalu lintas menjadi kurang lancar.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, pada 16 Maret 2026 Dinas PUTRPKP kembali melakukan perbaikan lanjutan serta merencanakan penimbunan menggunakan tanah urukan pilihan (krokos) di sepanjang ruas Jalan Parit Guntung.

Selain penanganan sementara tersebut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir juga telah menyiapkan sejumlah rencana penanganan lanjutan pasca Lebaran guna meningkatkan kualitas infrastruktur di kawasan tersebut.

Beberapa rencana yang disiapkan antara lain perbaikan dan pemeliharaan rutin Jalan ruas Kota Baru Sanglar–Pulau Kijang, perbaikan Jembatan Parit Empelam, serta rencana pembangunan Jalan Kota Baru–Sanglar sepanjang sekitar 1.600 meter melalui APBD Kabupaten Indragiri Hilir dengan nilai anggaran sekitar Rp15 miliar.

Selain itu, pemerintah daerah juga tengah memperjuangkan pembangunan Jalan Kota Baru–Sanglar–Pulau Kijang sepanjang 6 kilometer melalui Program Inpres Jalan Daerah yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 melalui Kementerian Pekerjaan Umum.

“Program tersebut saat ini sedang diperjuangkan oleh Bapak Bupati agar dapat terealisasi pada Tahun Anggaran 2026,” tambah Yusnaldi.

Melalui langkah penanganan sementara serta rencana pembangunan lanjutan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berharap akses transportasi masyarakat di wilayah Sanglar dan sekitarnya dapat terus membaik serta mendukung aktivitas perekonomian masyarakat.(Rls)

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

Berita Lainnya

Index