Komisi II DPRD Riau Minta Mal dan Gerai Oleh-oleh Tidak Mempersulit Produk UMKM

Komisi II DPRD Riau Minta Mal dan Gerai Oleh-oleh Tidak Mempersulit Produk UMKM
Androy Ade Rianda/F: ist

PEKANBARU, LIPO - Komisi II DPRD Riau meminta pusat perbelanjaan atau Mal dan Gerai oleh-oleh mempermudah bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari berbagai kabupaten/kota di Riau memasuki produknya.

"Kami meminta kepada pusat-pusat oleh-oleh di Pekanbaru untuk bisa mempermudah akses masuknya usaha UMKM dari daerah yang ada di Riau. Jangan sampai produk-produk dari daerah dipersulit, sementara produk dari Pekanbaru selama ini sudah leluasa," ujar Sekretaris Komisi II DPRD Riau, Androy Ade Rianda, Rabu 26 Februari 2026.

Ia menegaskan bahwa keberadaan pusat oleh-oleh seharusnya menjadi tempat produk khas Riau secara menyeluruh, bukan hanya didominasi oleh satu daerah tertentu.

Terkait pengelola mal, Androy menyampaikan permintaan agar pihak manajemen menyediakan tempat khusus bagi Disperindag untuk memajang dan menjual produk UMKM binaan. 

Ia mengkritik kecenderungan mal yang lebih banyak memberikan ruang bagi produk internasional dan barang-barang mewah, sementara produk lokal justru terpinggirkan.

"Jangan hanya produk internasional dan barang-barang mewah yang diberikan tempat. Produk lokal kita juga harus punya panggung di kotanya sendiri," tegasnya.

Selain soal UMKM, Komisi II juga menyoroti fasilitas umum di dalam mal, khususnya terkait kawasan merokok. Pihaknya meminta setiap mal menyediakan tempat khusus merokok, mengingat pengunjung mal juga banyak dari kalangan anak-anak.*****

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Oleh-oleh

Index

Berita Lainnya

Index