PEKANBARU, LIPO - Di usia ke-69, Provinsi Riau diminta tidak hanya menggelar seremoni. Anggota DPRD Riau, Daniel Eka Perdana, SH, MH, mendorong Pemprov Riau menjadikan Hari Jadi Riau 9 Agustus 2026 sebagai momen mengevaluasi kinerja dan menggenjot pelayanan publik, serta meningkatkan PAD.
Menurut Daniel, usia yang semakin matang harus berbanding lurus dengan kualitas tata kelola pemerintahan. Apalagi Riau memiliki potensi sumber daya alam yang besar.
“Ini harus menjadi momentum untuk kita berbenah diri terhadap pemerintahan Provinsi Riau hari ini. Pelayanan kepada masyarakat masih sangat kurang dan tentu ini harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Daniel politisi NasDem ini pada Sabtu (8/8/2026).
Daniel menilai sejumlah layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan perizinan masih dikeluhkan masyarakat. Ia menyebut birokrasi harus lebih cepat, transparan, dan bebas dari hambatan.
Selain itu, ia juga menyorot efektivitas penggunaan APBD. Menurutnya, program pembangunan harus tepat sasaran dan bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“Semoga dengan bertambahnya umur Provinsi Riau ini menjadi semangat kita di pemerintahan untuk bekerja lebih baik lagi. Yang paling penting, tetap mengutamakan program-program untuk kesejahteraan masyarakat Riau,” tegasnya.
Daniel berharap Pemprov Riau lebih agresif menggali potensi daerah. Mulai dari hilirisasi sawit, pariwisata, hingga digitalisasi layanan publik agar PAD Riau terus meningkat.
“Harapan kita semua tentunya Riau ke depan semakin baik. Pemerintah harus hadir memberikan pelayanan yang maksimal dan memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Daniel.*****