JAKARTA, LIPO - Untuk membantu pencari kerja mengurangi risiko tertipu lowongan kerja palsu sekaligus menghemat waktu pencarian, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengintegrasikan Karirhub dengan job portal swasta.
Lewat langkah ini, masyarakat bisa mengakses lowongan dari berbagai sumber dalam satu platform, tanpa harus berpindah-pindah aplikasi atau situs.
“Karirhub menjadi pintu masuk yang memudahkan pencari kerja. Informasi lowongan kerja makin terpusat, sumbernya jelas, dan lowongan yang ditampilkan diverifikasi oleh Pusat Pasar Kerja Kemnaker agar masyarakat lebih terlindungi. Selain itu, pelamar bisa memilih jalur melamar yang paling praktis sesuai skema integrasi yang tersedia,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker Cris Kuntadi dalam keterangan pers Biro Humas Kemnaker, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Upaya integrasi ini merupakan bagian dari penguatan layanan pasar kerja nasional melalui Karirhub. Kerja sama dijalankan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan job portal mitra dan mulai dirintis sejak Agustus 2025 oleh Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli.
“Kemnaker menggandeng total delapan job portal swasta untuk diintegrasikan. Hingga saat ini, empat job portal telah terhubung dan dapat diakses resmi di Karirhub, yakni HiredToday, Toploker, Redy, dan Glints. Empat job portal lainnya masih dalam tahap proses integrasi sistem,” kata Cris.
Agar publik mudah mengenali asal informasi, lowongan dari portal mitra yang tampil di Karirhub (karirhub.kemnaker.go.id) dilengkapi penanda/logo sumber pada tampilan lowongan. Dengan begitu, pencari kerja dapat mengetahui asal informasi secara jelas saat memilih lowongan kerja.
Kemnaker, lanjut Cris, menyiapkan dua skema integrasi. Skema pertama adalah full integrasi, yaitu lowongan tampil di Karirhub dan pencari kerja bisa melamar tanpa berpindah platform. Dengan persetujuan pengguna, data lamaran dikirimkan kepada perusahaan melalui job portal mitra, sementara proses rekrutmen mulai seleksi awal, wawancara, hingga keputusan akhir diterima atau ditolak dikelola oleh perusahaan melalui job portal mitra. Status proses rekrutmen dapat dipantau secara otomatis melalui Karirhub. Skema full integrasi ini telah diterapkan pada job portal HiredToday.
Skema kedua adalah semi full integrasi, di mana lowongan kerja dari job portal mitra tetap ditampilkan di Karirhub, namun pencari kerja yang ingin melamar akan diarahkan ke situs web job portal masing-masing untuk melakukan registrasi dan proses lamaran. Pada skema ini, Karirhub berperan sebagai media publikasi lowongan kerja, sedangkan seluruh proses rekrutmen dilakukan sepenuhnya di platform job portal mitra. Skema semi full integrasi saat ini sudah diterapkan pada Toploker, Redy, dan Glints.
"Ke depan kerja sama ini akan terus diperluas dan diperkuat agar akses masyarakat terhadap informasi lowongan kerja yang terpercaya semakin mudah, sekaligus membuka lebih banyak pilihan peluang kerja lintas sektor," kata Cris.
Berdasarkan data Pusat Pasar Kerja Kemnaker, sepanjang 2025 terdapat 115.182 lowongan kerja di Karirhub dari 2.135 perusahaan. Kemnaker mengajak masyarakat memanfaatkan Karirhub melalui tautan resmi, memperhatikan penanda sumber lowongan, dan menggunakan informasi yang tersedia untuk mengambil keputusan kerja secara lebih aman dan tepat.*****rls