PEKANBARU, LIPO – Kepolisian mulai mendalami dugaan pesta waria yang terjadi di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Pekanbaru dan sempat viral di media sosial.
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, mengatakan bahwa pihak kepolisian telah memanggil dan memeriksa sejumlah pihak terkait peristiwa tersebut. Pemeriksaan awal dilakukan oleh Polsek Limapuluh.
“Polsek Limapuluh sudah melakukan pemeriksaan terhadap para pihak yang berkaitan dengan peristiwa itu,” ujar AKP Anggi Rian Diansyah, Jumat (30/1).
Namun demikian, AKP Anggi belum merinci hasil pemeriksaan yang telah dilakukan. Ia menyebut, proses pendalaman masih terus berjalan dan kepolisian berencana memanggil beberapa pihak lainnya untuk dimintai keterangan.
“Peristiwanya memang sudah terjadi. Saat ini masih dalam tahap pemanggilan dan pemeriksaan untuk mengungkap secara jelas apa yang sebenarnya terjadi,” tuturnya.
Seperti diketahui, dugaan pesta waria tersebut mencuat setelah sebuah video berdurasi singkat beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu tampak sejumlah waria mengenakan kostum mencolok yang menyerupai suasana perayaan di dalam sebuah THM, sehingga memicu beragam reaksi dari masyarakat.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan ada tidaknya unsur pelanggaran hukum dalam peristiwa tersebut.
Salah seorang yang turut diperiksa juga memberikan klarifikasi atas kejadian tersebut.
"Saya menyatakan bahwa video yang viral itu acara ulang tahun saya di Paragon. Acara itu bersama teman-teman saya kurang lebih 30 orang," ujarnya.
Ia selaku penyelenggara acara juga memohon maaf kepada masyarakat dan pihak Paragon atas kegaduhan acara tersebut yang viral di media sosial.(***)