Sella Pitaloka Ungkap Dampak Jika Pintu Air PLTA Koto Panjang Dibuka

Sella Pitaloka Ungkap Dampak Jika Pintu Air PLTA Koto Panjang Dibuka
Sella Pitaloka/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - Anggota DPRD Provinsi Riau dari Daerah Pemilihan (Dapil) Pelalawan, Sella Pitaloka, meminta agar pintu air PLTA Koto Panjang tidak dibuka karena akan berdampak banjir besar di Kabupaten Pelalawan.

Menurut Sella, jika pintu air PLTA Koto Panjang dibuka, ada 1.000 kepala keluarga (KK) di Pelalawan terdampak banjir. Hal ini disebabkan banyak masyarakat yang bermukim di bantaran sungai.

“Kalau pintu PLTA Koto Panjang dibuka, dampaknya sangat besar. Ada sekitar 1.000 KK yang bisa terdampak karena banyak masyarakat tinggal di bantaran sungai,” kata Sella, belum lama ini.

Ia menjelaskan, banjir di Pelalawan hampir terjadi setiap tahun dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Bahkan, setiap kali banjir, pemerintah harus mengerahkan alat berat untuk penanganan darurat.

“Banjir ini hampir setiap tahun terjadi di Pelalawan. Setiap banjir, selalu ada alat berat yang dikerahkan. Ini tentu menyulitkan masyarakat,” ujarnya.

Sella menambahkan, hingga saat ini kondisi Kabupaten Pelalawan masih dalam keadaan aman dan belum terjadi banjir. Jalur lintas timur Sumatera yang melintasi wilayah tersebut juga masih aman untuk dilalui.

“Sampai sekarang Pelalawan masih tidak banjir dan lintas timur masih aman. Karena itu kami minta pintu PLTA Koto Panjang jangan dibuka. Kasihan masyarakat,” tegasnya.*****

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Banjir

Index

Berita Lainnya

Index