Kolaborasi Satgas DPR RI dan Kementerian, Telkomsel Pulihkan Seluruh BTS di Aceh Pascabencana

Kolaborasi Satgas  DPR RI dan Kementerian, Telkomsel Pulihkan Seluruh BTS di Aceh  Pascabencana
Telkomsel menuntaskan pemulihan seluruh infrastruktur jaringan telekomunikasi di Provinsi Aceh/lipo

Aceh, LIPO – Sebagai bagian dari kolaborasi Satuan Tugas (SATGAS) DPR RI bersama Kementerian melalui program GALAPANA, Telkomsel menuntaskan pemulihan seluruh infrastruktur jaringan telekomunikasi di Provinsi Aceh pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah.

 Hingga siang hari ini, 100% BTS Telkomsel di Aceh telah berhasil dipulihkan, dengan tingkat kestabilan layanan jaringan mendekati 90%, bergantung pada stabilitas pasokan listrik di masing-masing wilayah.

Keterlibatan Telkomsel dalam upaya pemulihan bencana berskala besar ini mencakup tiga fokus utama, yakni Pemulihan konektivitas dan Jaringan, Dukungan Digitalisasi Data Terpadu, serta Dukungan Logistik dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). 

Ketiga aspek tersebut dijalankan secara terintegrasi untuk mendukung efektivitas koordinasi penanganan bencana bersama SATGAS DPR RI dan Kementerian.

Pemulihan jaringan di Aceh dilakukan secara bertahap dan terukur sejak awal bencana, dengan mengedepankan keselamatan tim serta menyesuaikan kondisi akses dan kesiapan infrastruktur pendukung di lapangan. 

Tantangan utama yang masih dihadapi hingga saat ini adalah fluktuasi pasokan listrik di sejumlah wilayah, yang memengaruhi optimalisasi kualitas layanan.
Vice President Area Network Operations Sumatera Telkomsel, Nugroho A. Wibowo, menyampaikan bahwa pemulihan jaringan merupakan prioritas utama dalam mendukung aktivitas masyarakat dan koordinasi penanganan bencana.

“Siang hari ini seluruh BTS Telkomsel di Aceh telah berhasil kami pulihkan. Fokus kami saat ini adalah menjaga dan meningkatkan kestabilan layanan seiring dengan membaiknya pasokan listrik di wilayah terdampak, agar konektivitas tetap mendukung kebutuhan masyarakat dan proses pemulihan,” ujar Nugroho.

Dalam mendukung percepatan pemulihan jaringan, Telkomsel mengoperasikan berbagai perangkat pendukung, antara lain 5 unit Compact Mobile BTS (Combat) untuk memperkuat cakupan jaringan di lokasi terdampak dan kawasan hunian sementara (Huntara), serta 316 unit genset sebagai sumber listrik cadangan.

Melalui sinergi bersama SATGAS DPR RI dan Kementerian dalam program GALAPANA, Telkomsel akan terus melakukan pemantauan dan optimalisasi jaringan secara berkelanjutan, sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan layanan komunikasi tetap andal selama masa pemulihan pascabencana.(***)

 

 

 

LIPO – Sebagai bagian dari kolaborasi Satuan Tugas (SATGAS) DPR RI bersama Kementerian melalui program GALAPANA, Telkomsel menuntaskan pemulihan seluruh infrastruktur jaringan telekomunikasi di Provinsi Aceh pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah.

 Hingga siang hari ini, 99,9% BTS Telkomsel di Aceh telah berhasil dipulihkan, dengan tingkat kestabilan layanan jaringan mendekati 90%, bergantung pada stabilitas pasokan listrik di masing-masing wilayah.

Keterlibatan Telkomsel dalam upaya pemulihan bencana berskala besar ini mencakup tiga fokus utama, yakni Pemulihan konektivitas dan Jaringan, Dukungan Digitalisasi Data Terpadu, serta Dukungan Logistik dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). 

Ketiga aspek tersebut dijalankan secara terintegrasi untuk mendukung efektivitas koordinasi penanganan bencana bersama SATGAS DPR RI dan Kementerian.

Pemulihan jaringan di Aceh dilakukan secara bertahap dan terukur sejak awal bencana, dengan mengedepankan keselamatan tim serta menyesuaikan kondisi akses dan kesiapan infrastruktur pendukung di lapangan. 

Tantangan utama yang masih dihadapi hingga saat ini adalah fluktuasi pasokan listrik di sejumlah wilayah, yang memengaruhi optimalisasi kualitas layanan.

Vice President Area Network Operations Sumatera Telkomsel, Nugroho A. Wibowo, menyampaikan bahwa pemulihan jaringan merupakan prioritas utama dalam mendukung aktivitas masyarakat dan koordinasi penanganan bencana.

“Siang hari ini seluruh BTS Telkomsel di Aceh telah berhasil kami pulihkan. Fokus kami saat ini adalah menjaga dan meningkatkan kestabilan layanan seiring dengan membaiknya pasokan listrik di wilayah terdampak, agar konektivitas tetap mendukung kebutuhan masyarakat dan proses pemulihan,” ujar Nugroho.

Dalam mendukung percepatan pemulihan jaringan, Telkomsel mengoperasikan berbagai perangkat pendukung, antara lain 5 unit Compact Mobile BTS (Combat) untuk memperkuat cakupan jaringan di lokasi terdampak dan kawasan hunian sementara (Huntara), serta 316 unit genset sebagai sumber listrik cadangan.

Melalui sinergi bersama SATGAS DPR RI dan Kementerian dalam program GALAPANA, Telkomsel akan terus melakukan pemantauan dan optimalisasi jaringan secara berkelanjutan, sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan layanan komunikasi tetap andal selama masa pemulihan pascabencana.(***)

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Telkomsel

Index

Berita Lainnya

Index