Jatuh ke Laut Saat Berlayar, ABK KM Makmur Jaya 89 Masih Dalam Pencarian

Jatuh ke Laut Saat Berlayar, ABK KM Makmur Jaya 89 Masih Dalam Pencarian
Tim SAR masih melakukan pencarian/lipo

PEKANBARU, LIPO– Seorang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Makmur Jaya 89 bernama Rapat (38) dilaporkan terjatuh ke laut saat kapal berlayar di perairan Bengkalis, Minggu (4/1/2026).

Hingga Selasa (6/1/2026), korban masih belum ditemukan dan upaya pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Insiden tersebut awalnya diketahui setelah korban tidak terlihat di atas kapal. Awak KM Makmur Jaya 89 sempat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi kejadian, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Kejadian kemudian dilaporkan ke Basarnas Unit Siaga Meranti untuk mendapatkan bantuan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue Basarnas langsung dikerahkan ke lokasi yang diduga sebagai titik jatuhnya korban pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 13.50 WIB.

Sebanyak empat personel Basarnas diterjunkan dan berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya, termasuk pihak kepolisian, masyarakat setempat, serta nelayan di sekitar perairan Bengkalis.

Pencarian dilakukan dengan menyisir area perairan di sekitar lokasi kejadian. Namun hingga hari pertama operasi SAR, korban belum berhasil ditemukan.

Kepala Unit Basarnas Meranti, Prima Herrie, mengatakan operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran serta melibatkan lebih banyak nelayan setempat.

“Pencarian masih terus dilakukan dengan menyisir perairan di sekitar lokasi korban diduga terjatuh. Kami tetap berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya dan nelayan setempat,” ujar Prima.

Ia juga mengimbau seluruh personel dan pihak yang terlibat dalam operasi SAR agar tetap mengutamakan faktor keselamatan selama proses pencarian guna menghindari terjadinya korban tambahan.

Apabila korban ditemukan, lanjut Prima, tim SAR akan segera melakukan evakuasi dan menyerahkannya ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut.(***)

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Tenggelam

Index

Berita Lainnya

Index