Kebakaran Rinjani Tembus 1.098 Hektare, Api di Lereng Utara Sangkareang Masih Menyala

Ahad, 27 September 2026 | 19:04:03 WIB
Penampakan Kawasan Gunung Rinjani Hangus Dilalap Api/F : Dok. TNGR

MATARAM, LIPO - Kebakaran hutan di Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) masih belum sepenuhnya padam. Hingga Minggu, 27 September 2026, luas areal terdampak kebakaran terus meluas menjadi ±1.098,75 hektar, naik dari sebelumnya 977 hektare.

Balai TNGR melaporkan, untuk saat ini   Bukit Setampol, Puncak Sangkareang, Resor Torean dan Senaru imasih menyisakan api di lereng utara Puncak Sangkareang.

"Api pada sejumlah sektor telah berhasil dipadamkan. Namun, kebakaran masih terpantau menyala pada lereng utara Puncak Sangkareang, sehingga kegiatan pemadaman dan pemantauan tetap dilanjutkan," demikian disampaikan Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Balai TNGR, Astekita Ardiaristo, melalui keterangan tertulisnya, pada, Minggu (27/09/26). 

Sementara itu api di Bukit Setampol pada pukul 12.30 WITA, dilaporkan telah padam total. Sedangkan lereng utara Sangkareang tim Senaru terus berupaya menjinakan api. 

Satu kabar baik, hasil pantauan petugas di Danau Segara Anak pada Sabtu malam pukul 19.00 WITA menunjukkan api di Batu Ceper dan sisi selatan Puncak Sangkareang sudah tidak terpantau menyala.

Astetika menyebutkan, medan pegunungan terjal yang sulit dijangkau, menjadi tantangan tersendiri bagi tim dalam mengendalikan api. 

“Kendala masih sama, angin kencang, vegetasi savana yang sangat kering, dan medan pegunungan terjal yang sulit dijangkau,” jelas Astetika. 

Menyikapi kondisi tersebut, jalur Wisata Pendakian Senaru dan Torean masih ditutup sementara sejak 26 September hingga batas waktu yang belum ditentukan demi keselamatan.

“Bagi pendaki yang sudah memiliki e-ticket via Senaru, bisa melakukan reschedule atau pengalihan pintu masuk-keluar lewat Jalur Sembalun. Pendaki yang masih di gunung dan berencana turun lewat Senaru atau Torean juga wajib turun lewat Sembalun sesuai arahan petugas di lapangan,” pungkasnya. *****

 

 

 

 

Terkini