Hotspot di Riau Jauh Berkurang, Pelalawan Masih Jadi Wilayah Terbanyak

Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:46:30 WIB
Ilustrasi/lipo

PEKANBARU, LIPO – Jumlah titik panas atau hotspot di Provinsi Riau mengalami penurunan. BMKG Pekanbaru mendeteksi 223 hotspot di Riau berdasarkan pemantauan hingga Rabu (26/8/2026).

Jumlah tersebut turun cukup signifikan dibandingkan data sebelumnya yang mencapai 491 hotspot.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Ranti Kurniati, mengatakan ratusan hotspot tersebut tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Riau.

“Kabupaten Pelalawan masih menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak, yakni 91 titik. Selanjutnya Indragiri Hilir dengan 45 titik dan Bengkalis sebanyak 35 titik,” ujarnya.

Hotspot lainnya terdeteksi di Indragiri Hulu sebanyak 17 titik, Kampar 8 titik, Kuantan Singingi 8 titik, Kepulauan Meranti 7 titik, Kota Dumai 5 titik, Rokan Hilir 3 titik, serta Rokan Hulu dan Siak masing-masing 2 titik.

"Total titik panas di wilayah Sumatera terpantau sebanyak 2.461 titik, dengan Riau sebanyak 223 titik," kata Ranti dalam informasi BMKG yang diperbarui Rabu (26/8/2026) pukul 07.00 WIB.

Di tingkat Sumatera, Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot tertinggi, yakni 1.522 titik. Berikutnya Jambi 222 titik, Lampung 208 titik, Bangka Belitung 193 titik, Kepulauan Riau 47 titik, dan Bengkulu 32 titik.

Meski jumlah hotspot di Riau menurun, konsentrasi titik panas masih cukup tinggi di Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Bengkalis.

Penurunan hotspot juga terjadi di tengah adanya potensi hujan di sejumlah wilayah Riau. BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang terjadi di beberapa daerah pada Rabu, bahkan hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi pada malam hari di sejumlah wilayah.

Masyarakat tetap diimbau waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di daerah yang masih terdeteksi hotspot. Data hotspot merupakan indikator awal yangv perlu ditindaklanjuti dengan pengecekan di lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya.(***)

Tags

Terkini