Masih Diburu, Ini Tampang Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan yang Kabur

Masih Diburu, Ini Tampang Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan yang Kabur
Warga binaan tersebut bernama Ramos Ishaidi. Ia diketahui kabur pada Senin (5/10/2026) sore/ist

PEKANBARU, LIPO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, merilis identitas dan foto seorang warga binaan yang melarikan diri dari dalam lapas.

Warga binaan tersebut bernama Ramos Ishaidi. Ia diketahui kabur pada Senin (5/10/2026) sore, setelah meminta izin untuk melaksanakan Salat Ashar.

Hingga Rabu (7/10/2026), keberadaan Ramos masih belum diketahui. Petugas Lapas Pasir Pangarayan bersama jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau dan kepolisian masih melakukan pencarian.

Ramos diketahui merupakan tahanan A III dalam perkara tindak pidana narkotika. Ia dijerat Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Ramos melarikan diri sekitar pukul 16.15 WIB. Setelah melaksanakan Salat Ashar, ia diduga memanfaatkan celah pengawasan untuk keluar dari area hunian.

Ramos diduga memanjat bagian atap kamar hunian. Dari sana, ia kemudian bergerak menuju tembok pembatas lapas.

Setelah berhasil mencapai bagian atas tembok, Ramos melompat keluar dan melarikan diri ke arah perkebunan masyarakat serta kawasan hutan rawa di belakang Lapas Pasir Pangarayan.

Pelarian tersebut akhirnya diketahui petugas yang berjaga di Pos 6. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Komandan Jaga untuk segera dilakukan pengejaran.

"Begitu diketahui adanya warga binaan yang melarikan diri, petugas langsung melakukan pengejaran dan pencarian di sekitar area lapas," ujar Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi Purba.

Pencarian awal dilakukan dengan menyisir bagian luar tembok lapas. Petugas kemudian memperluas area penyisiran ke perkebunan warga dan kawasan hutan rawa yang diduga menjadi jalur pelarian Ramos.

Medan yang sulit dan kondisi kawasan yang cukup luas menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Sejumlah titik yang dinilai memungkinkan digunakan untuk bersembunyi maupun melanjutkan pelarian turut disisir.

"Jajaran Lapas Pasir Pangarayan selanjutnya membentuk tim khusus pencarian. Personel dikerahkan ke sejumlah lokasi yang diperkirakan menjadi jalur pelarian Ramos," jelasnya.

Upaya pencarian juga diperluas melalui koordinasi dengan aparat penegak hukum. Petugas gabungan terus memburu Ramos dan mengumpulkan informasi untuk mengetahui keberadaannya.

Pihak lapas juga telah menyebarluaskan identitas dan foto Ramos sebagai bagian dari upaya mempercepat proses pencarian dan penangkapan kembali warga binaan tersebut.(***)

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Lapas

Index

Berita Lainnya

Index