PEKANBARU, LIPO – Sebanyak 450 pedagang yang selama ini memenuhi bahu Jalan Teratai, Kecamatan Senapelan, akhirnya mendapat kepastian tempat baru. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru membongkar sebagian tembok Sekolah Dasar Negeri (SDN) di belakang Pasar Higienis untuk memperluas daya tampung pasar tersebut.
Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, membenarkan pembongkaran itu sudah dilakukan. Bagian yang dibongkar bukanlah ruang kelas aktif, melainkan bekas ruangan yang sudah tidak terpakai.
"Kami ambil sedikit lahan SD negeri tersebut. Sekitar tiga atau empat tembok yang dipotong. Itu bekas ruangan sekolah yang tidak terpakai lagi," ujar Edu, Selasa (29/9/2026).
Langkah ini menjadi kunci relokasi akbar Pemko Pekanbaru. Setelah tembok dibongkar, bagian depan Pasar Higienis akan dirapikan agar ratusan pedagang dari Jalan Teratai bisa segera masuk dan berjualan di dalam pasar yang lebih layak.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, telah mensosialisasikan rencana ini kepada perwakilan pedagang. Mayoritas pedagang disebut bersikap kooperatif dan bersedia pindah.
"Ada sekitar 450-an pedagang yang kami relokasi ke Pasar Higienis ini," kata Ami.
Agar tidak menumpuk, Pemko akan menerapkan sistem dua shift. Pedagang subuh berjualan pukul 03.00-08.00 WIB, kemudian dilanjutkan pedagang pagi hingga sore hari.
Relokasi ini juga dibarengi dengan penataan total Jalan Teratai. Pengaspalan jalan ditargetkan rampung dan dilanjutkan dengan pembangunan drainase, sehingga kawasan yang selama ini semrawut diharapkan menjadi lancar dan bersih.
Pemko optimistis Pasar Higienis akan menjadi sentra baru bagi eks pedagang Jalan Teratai, tempat mereka bisa berjualan lebih nyaman tanpa takut ditertibkan.*****