Hotspot Riau Tersisa 12 Titik, Inhu Sumbang 11 Titik

Hotspot Riau Tersisa 12 Titik, Inhu Sumbang 11 Titik
Ilustrasi/F: ist

PEKANBARU, LIPO - Jumlah titik panas atau hotspot di Provinsi Riau kembali menunjukkan tren penurunan signifikan.

Berdasarkan pantauan citra satelit BMKG Stasiun Pekanbaru, Minggu (13/9/2026) pagi, hanya 12 hotspot yang terdeteksi di seluruh wilayah Riau.

Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang, mengatakan belasan titik panas tersebut hanya tersebar di dua kabupaten.

"Riau terdeteksi 12 titik panas, dengan sebaran di Kabupaten Pelalawan satu titik dan Indragiri Hulu 11 titik," ujar Elisa.

Jumlah tersebut anjlok drastis dibandingkan dua hari sebelumnya. Pada 11 September 2026, Riau masih terpantau 123 hotspot, kemudian turun menjadi 44 titik pada 12 September.

Meski tren menurun, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) masih menjadi penyumbang hotspot terbanyak di Riau dengan 11 titik.

Secara keseluruhan, hotspot di Pulau Sumatera masih cukup tinggi dengan total 673 titik terdeteksi pagi ini.

Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan hotspot terbanyak, yakni 487 titik. Disusul Bangka Belitung 78 titik dan Lampung 68 titik.

Sementara itu, hotspot juga terdeteksi di Bengkulu 11 titik, Jambi 7 titik, Sumatera Utara 6 titik, Kepulauan Riau 2 titik, serta Aceh dan Sumatera Barat masing-masing 1 titik.

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada, pasalnya keberadaan hotspot di Inhu masih berpotensi menjadi awal terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah kondisi cuaca yang fluktuatif.*****

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Karhutla

Index

Berita Lainnya

Index