Longsor Terjang Jalur Sumbar-Riau di Pangkalan, Akses Sempat Lumpuh 4 Jam

Jumat, 06 November 2026 | 14:01:45 WIB
Material Tanah Longsor Tutupi Badan Jalan Lintas Riau-Sumbar

LIMA PULUH KOTA, LIPO - Bencana tanah longsor memutus total akses Jalan Lintas Sumatera Barat-Riau, Jumat (6/11/2026) pagi. Peristiwa terjadi di Jorong Simpang Tiga, Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Material berupa tanah, batu, dan kayu menimbun badan jalan. Akibatnya, kendaraan roda dua maupun roda empat dari dua arah tidak bisa melintas sama sekali.

Kapolres Lima Puluh Kota AKBP Syaiful Wachid mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Tebal material longsoran diperkirakan mencapai 3 meter dengan panjang tutupan sekitar 4 meter.

"Akibat tanah longsor tersebut, akses Jalan Lintas Sumbar-Riau terhambat. Kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, untuk sementara tidak bisa melintas," ujar Syaiful, Jumat siang.

Tak lama setelah kejadian, personel Polsek Pangkalan bersama BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota, TNI, dan instansi terkait langsung turun ke lokasi.

Proses pembersihan dimulai pukul 10.00 WIB. Evakuasi material melibatkan PT KAS, PT Statika, serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lima Puluh Kota dengan mengerahkan tiga unit alat berat Loader Komatsu.

"Penanganan di lapangan dipimpin Kapolsek Pangkalan Iptu Zarwiko Irzal. Personel kepolisian juga melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama proses pembersihan berlangsung," ungkap Syaiful.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi dalam peristiwa ini. Tidak ada kendaraan yang tertimbun material longsor.

Setelah penanganan selama dua jam, akses jalan kembali normal.

"Pada pukul 12.00 WIB, material longsor yang menutupi badan jalan sudah berhasil dibersihkan. Saat ini jalan sudah bisa dilewati kendaraan, baik dari arah Pekanbaru, Provinsi Riau, maupun dari arah Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat," pungkasnya.*****

 

Terkini