Nenek 75 Tahun di Kuansing Diterkam Buaya Saat Cuci Piring, Begini Kondisinya

Senin, 02 November 2026 | 12:45:22 WIB
Ilustrasi/F: int

KUANSING, LIPO - Seorang wanita lanjut usia harus mendapat 20 jahitan setelah menjadi korban keganasan buaya di Sungai Kuantan. Korban diketahui bernama Rosnidar (75), warga Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Peristiwa mencekam itu terjadi di Tepian Gudang Pulau Gobah, Minggu (1/11/2026) siang sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu korban sedang mencuci piring di tepi sungai.

Tanpa disadari, seekor buaya berukuran besar tiba-tiba muncul dari dalam air dan langsung menerkam lutut korban. Beruntung, serangan predator tersebut hanya berlangsung beberapa detik. Setelah menggigit, buaya itu melepaskan mangsanya dan kembali masuk ke tengah sungai.

Akibat serangan itu, Rosnidar mengalami luka robek menganga di bagian lutut dan tangan kanan. Dengan kondisi bersimbah darah, korban berhasil menyelamatkan diri dan pulang untuk meminta pertolongan keluarga.

Keluarga kemudian melarikan korban ke Klinik Azam Medika di Desa Lubuk Ambacang untuk penanganan darurat.

Kapolsek Hulu Kuantan, AKP Repriadi, membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan personelnya telah mendatangi klinik untuk memastikan kondisi korban.

"Benar ada kejadian warga diserang buaya. Personel sudah cek ke klinik," ujar Repriadi saat dikonfirmasi, Senin (2/11/2026).

Pihaknya mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di Sungai Kuantan, khususnya di titik-titik yang dikenal sebagai habitat buaya.

"Di lokasi itu sudah berulang kali terjadi. Kami imbau warga lebih waspada, terutama yang masih cuci dan mandi di sungai," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Klinik Azam Medika, dr. Cindy Claudia, menjelaskan kondisi korban cukup serius dengan dua luka terbuka.

"Terdapat dua luka menganga di kaki dan tangan kanan. Total ada 20 jahitan. Setelah kondisi stabil dan penanganan selesai, korban kami perbolehkan pulang," jelas dr. Cindy.

Teror buaya di Tepian Gudang Pulau Gobah sendiri bukan kali pertama. Berdasarkan catatan warga setempat, lokasi di sekitar pancang start arena pacu jalur itu telah memakan tiga korban sebelumnya dengan modus serangan serupa.*****

 

Terkini