PEKANBARU, LIPO - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Provinsi Riau Tahun 2026 sudah bisa digunakan.
Kepastian itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto, setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan nomor registrasi penggunaan APBD-P 2026.
"APBD P 2026 sudah bisa digunakan. Nomor registrasi sudah keluar," ujar SF Hariyanto di Pekanbaru, Senin (27/10/2026).
Plt Gubri menyebutkan, realisasi APBD Riau hingga saat ini baru mencapai 69 persen. Pihaknya menargetkan realisasi anggaran bisa mencapai 90 persen hingga akhir tahun.
Untuk mengejar target tersebut, Pemprov Riau telah menggelar rapat evaluasi bersama seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Riau. Rapat yang dipimpin langsung Plt Gubri bersama Sekda tersebut membahas progres program dan kesiapan pelaksanaan kegiatan yang didukung anggaran perubahan.
"Kami bersama Pak Sekda, rekan-rekan OPD melakukan evaluasi untuk kegiatan 2026 dan kami membahas juga untuk APBD P," sebutnya.
SF Hariyanto menekankan pentingnya kesiapan dokumen administrasi pendukung sebelum anggaran direalisasikan. Mengingat waktu yang tersisa sekitar dua bulan pada tahun anggaran berjalan, ia meminta setiap OPD segera melaksanakan pekerjaan sesuai tugas dan tanggung jawabnya.
Lebih lanjut, Plt Gubri menegaskan prioritas utama dalam APBD-P 2026 adalah penyelesaian utang tunda bayar.
"Prioritas kita di APBDP, tetap salah satunya menyelesaikan tunda bayar. Itu juga harus kita selesaikan sesegera mungkin," tambahnya.
Namun, penyelesaian tunda bayar tersebut akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran di APBD-P. Selain itu, anggaran perubahan juga akan diprioritaskan untuk kegiatan mendesak lainnya, seperti menjaga fungsional jalan.
"Prioritas lainnya juga menjaga fungsional jalan yang ada di Riau. Karena beberapa ruas jalan di Riau ada yang mengalami kerusakan," katanya.
Untuk diketahui, Pemprov Riau bersama DPRD Riau telah menyepakati Ranperda tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Riau, Senin (28/9). Total APBD-P 2026 sebesar Rp8,378 triliun, naik dari APBD murni 2026 sebesar Rp8,321 triliun.*****