PEKANBARU, LIPO - Anggota Fraksi Gerindra DPRD Riau, Edi Basri, menampik anggapan bahwa perekonomian saat ini sedang lesu. Menurutnya, apa yang muncul di publik merupakan kritikan terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang sedang membenahi sektor ekonomi.
"Ekonomi sekarang gak ada yang lesu. Maksudnya gini, kan ada aja kritikan," ujar Edi Basri, Jumat 23 Oktober 2026.
Edi menjelaskan, dalam dua tahun pemerintahan Prabowo, perekonomian nasional memerlukan stabilitas. Namun di sisi lain katanya pemerintah sedang membongkar berbagai kasus di bidang ekonomi, mulai dari pajak, penyimpangan ekspor-impor, hingga penyalahgunaan kewenangan dalam bentuk perizinan.
"Semua ini pelaku ekonomi yang kena penertiban ini sekarang akan melakukan sebuah perlawanan. Dalam penataan, apapun bentuknya, pasti ada masa perbaikannya," katanya.
Ia menegaskan dua tahun kepemimpinan Prabowo program sosial dan pangan sudah tercapai, begitu pula kebutuhan energi yang dinilai tidak terganggu. Soal antrean BBM, menurutnya itu hanya masalah proses pemasokan yang bisa terpenuhi dalam satu hingga dua hari.
Ketua Komisi III DPRD Riau ini juga menyoroti kenaikan harga minyak yang terjadi di semua negara. Menurutnya, jika ada pihak yang menaikkan harga kebutuhan pokok di luar kenaikan harga minyak, itu patut diduga sebagai upaya mencari keuntungan yang tidak sejalan dengan kepentingan masyarakat.
"Marilah kita sama-sama optimis dengan semangat Pak Prabowo. Sudah berapa banyak kebijakan luar biasa yang dilakukan dalam rangka penertiban dan menggali sumber-sumber daya ekonomi baru," ujarnya.
Ia yakin, jika masyarakat bersabar selama masa pemerintahan Prabowo, ekonomi Indonesia akan jauh lebih baik kedepannya.*****