SIAK, LIPO – Realisasi Program Porsi Haji Berkah Syariah di Kabupaten Siak hingga 30 September 2026 mencapai 614 porsi atau sekitar 92 persen dari target 670 porsi tahun ini. Capaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Kabupaten Siak dalam mempersiapkan ibadah haji.
Hal itu disampaikan dalam Safari Haji yang diinisiasi Bank Riau Kepri (BRK) Syariah Cabang Siak bersama Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Siak dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Siak.
Mengusung tema "Solusi Cerdas Menuju Baitullah: Siap Fiqihnya, Berkah Ibadahnya", Safari Haji memberikan edukasi kepada masyarakat terkait persiapan ibadah haji, mulai dari pemahaman perhajian hingga pengelolaan dana haji.
Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Mahadar mengajak masyarakat memanfaatkan Safari Haji sebagai ruang untuk meningkatkan literasi perhajian. Menurutnya, pemahaman yang komprehensif mengenai pelaksanaan ibadah haji menjadi bekal penting bagi calon jemaah.
"Jangan kita anggap ini hanya sosialisasi saja, tetapi mari kegiatan ini kita jadikan ruang untuk meningkatkan literasi perhajian. Literasi perhajian yang komprehensif menjadi kunci kesempurnaan ibadah, mulai dari pemahaman rukun, wajib, hingga sunnah haji," ujar Sekda Mahadar saat membuka kegiatan, di Balairung Datuk Empat Suku, Komplek Rumah Rakyat, Rabu (7/10/2026).
Mahadar mengatakan, masyarakat yang telah memiliki niat dan kemampuan menunaikan ibadah haji perlu mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, termasuk membekali diri dengan pemahaman yang benar mengenai tata cara pelaksanaan ibadah.
"Panggilan haji adalah panggilan kehormatan yang luar biasa. Oleh karena itu, Bapak Ibu yang sudah memiliki niat dan kemampuan, mari kita persiapkan semua dengan sungguh-sungguh, dengan niat yang lurus. Persiapkan ilmunya," katanya.
Pimpinan Divisi Dana dan Digital Banking BRK Syariah Pusat Edi Wardana mengatakan Safari Haji merupakan ikhtiar bersama BRK Syariah, Kementerian Haji dan Umrah, serta Pemerintah Kabupaten Siak meningkatkan literasi dan minat masyarakat terhadap perhajian di Kabupaten Siak.
“Kami ingin memastikan masyarakat memahami berbagai aspek perhajian, mulai dari tata kelola dana, manfaat penempatan dana haji hingga kemudahan dalam menunaikan ibadah haji. Melalui Safari Haji ini, kami berharap masyarakat semakin teredukasi mengenai sistem perhajian sekaligus terdorong mempersiapkan ibadah haji sejak dini," ujarnya.
Ia mengungkapkan capaian yang membanggakan. Dari target 670 Porsi Haji Berkah Syariah di wilayah tersebut pada tahun 2026, realisasi hingga 30 September 2026 telah mencapai 614 porsi atau 92 persen.
"Dengan kerja sama yang baik dan antusias masyarakat yang tinggi, alhamdulillah realisasi yang dicapai sudah mendekati seratus persen. Dan Kabupaten Siak ini merupakan kabupaten nomor dua dengan porsi haji tertinggi setelah Kabupaten Indragiri Hilir," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Siak, Zubir Efendi, memaparkan pentingnya mendaftar haji sejak dini mengingat panjangnya antrian. Kondisi haji saat ini di Riau saja sudah masuk porsi 246.610, sedangkan porsi pemberangkatan akhir di tahun 2027 adalah porsi 109.223.
"Jadi masa tunggu orang Riau sekarang ada lebih kurang 130 ribu orang. Dan untuk Kabupaten Siak lebih kurang 9 ribu orang. Perkembangan verifikasi jemaah haji Kabupaten Siak yang terus bergerak dinamis dan kini telah memasuki tahap kedua, dari semula 220 menjadi 190 jemaah," papar Zubir.
Kegiatan Safari Haji ini diharapkan menjadi solusi cerdas bagi masyarakat Siak untuk mempersiapkan diri menuju Baitullah dengan ilmu yang matang dan perencanaan keuangan syariah yang berkah.*****