Aksi BEM Unri di Kantor Gubri Ricuh, Mahasiswa Saling Dorong dengan Aparat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:45:53 WIB

PEKANBARU, LIPO - Aksi unjuk rasa yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau di depan Kantor Gubernur Riau, Rabu (12/8/2026) siang, sempat memanas. Massa aksi terlibat aksi saling dorong dengan aparat keamanan yang berjaga.

Ketegangan terjadi saat mahasiswa menuntut Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menemui mereka secara langsung. 

Aksi dimulai sejak pukul 12.30 WIB. Massa menolak ketika upaya mediasi dilakukan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Riau Boby Rachmat dan Kepala Satpol PP Riau Sri Sadono.

Mahasiswa bersikukuh hanya mau bertemu Plt Gubri. Penolakan itu memicu aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat.

Salah seorang orator, Sirajudin Akmal, dalam orasinya menegaskan pihaknya mendesak Pemprov Riau segera mewujudkan pemerataan pembangunan dan memperbaiki infrastruktur pendidikan.

"Kami meminta Pemprov Riau dapat merealisasikan janji pendidikan gratis 12 tahun yang hingga saat ini belum terpenuhi sepenuhnya," kata Sirajudin.

Aksi korektif ini dilakukan di bawah nama Aliansi Mahasiswa UNRI Kritisi Pemprov Riau (AMUK) BEM Universitas Riau.

Dalam orasinya, massa aksi mengangkat 5 tuntutan utama kepada Pemprov Riau:

1. Evaluasi tata kelola APBD Riau yang dinilai tidak transparan dan tidak berpihak pada rakyat

2. Realisasi pendidikan gratis 12 tahun serta pemenuhan hak dasar pendidikan

3. Pemerataan pengalokasian anggaran antar daerah di Riau

4. Penanganan kerusakan ekosistem pesisir dan daratan akibat aktivitas industri

5. Perbaikan infrastruktur jalan yang rusak dan membahayakan masyarakat

Mahasiswa menilai kelima persoalan tersebut merupakan bentuk krisis tata kelola dan pengabaian terhadap hak-hak dasar masyarakat Riau.

Hingga berita ini diterbitkan, aksi unjuk rasa masih berlangsung di depan Kantor Gubernur Riau. Aparat gabungan TNI-Polri dan Satpol PP masih berjaga di lokasi untuk mengamankan jalannya demonstrasi.

Pihak Pemprov Riau belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan mahasiswa.*****

 

 

Terkini