PEKANBARU, LIPO – Seorang perempuan berinisial Rosdiana (55) tewas setelah menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan mantan suaminya, Marhalim (64) di Jalan Surya Nomor 1, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Jumat (7/8/2026).
Peristiwa berdarah tersebut diketahui sekitar pukul 10.00 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di dalam kamar rumahnya.
Kanit Reskrim Polsek Binawidya, Iptu Martin Luther mengatakan, kejadian bermula ketika dua saksi yang berada di rumah korban mendengar suara pintu kamar mereka digedor-gedor. Saat itu, pelaku juga terdengar berteriak memanggil.
"Kedua saksi kemudian membuka pintu kamar. Namun, pelaku sudah tidak berada di depan kamar. Mereka justru melihat pintu kamar korban dalam keadaan terbuka dan menemukan sebilah parang tergeletak di lantai," kata Martin.
Saat memeriksa kamar korban, keduanya mendapati Rosdiana telah terbaring di lantai dalam kondisi bersimbah darah.
Salah seorang saksi kemudian menghubungi Bambang Santoso (48) untuk meminta pertolongan. Tak lama berselang, Bambang tiba di lokasi dan melihat pelaku masih berada di depan rumah korban.
Bambang kemudian mengamankan Marhalim. Saat ditanyai, pelaku diduga mengakui telah membacok korban.
"Sekitar pukul 10.20 WIB, saksi selanjutnya menghubungi ketua RT dan Bhabinkamtibmas untuk melaporkan kejadian tersebut. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Polsek Binawidya," jelasnya.
Petugas Polsek Binawidya yang dipimpin Kapolsek Binawidya mendatangi lokasi sekitar pukul 10.40 WIB. Polisi mengamankan pelaku sekaligus memasang pengamanan di lokasi kejadian.
Tim Inafis Polresta Pekanbaru kemudian tiba di TKP sekitar pukul 11.40 WIB untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Proses olah TKP selesai sekitar pukul 12.10 WIB.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan satu bilah parang yang diduga digunakan dalam aksi pembacokan sebagai barang bukti.
"Pelaku diketahui merupakan mantan suami korban. Keduanya disebut telah bercerai sejak 2020," pungkasnya.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif pembunuhan tersebut. Berdasarkan keterangan awal, pelaku disebut memiliki sifat temperamental.
Pelaku telah diamankan di Polsek Binawidya untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.(***)