Mahasiswa Kukerta Universitas Riau Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Padat di Rantau Bakung

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52:41 WIB
pelatihan dan praktik pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) bersama masyarakat Desa Rantau Bakung/ist

INDRAGIRI HULU, LIPO — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau melaksanakan program kerja berupa pelatihan dan praktik pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) bersama masyarakat Desa Rantau Bakung, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu. 

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam mendorong pemanfaatan sumber daya lokal serta mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat, khususnya petani dan unsur masyarakat Desa Rantau Bakung. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara langsung melalui penyampaian materi, pengenalan bahan-bahan yang dapat dimanfaatkan, serta praktik pembuatan pupuk organik padat.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan organik menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif dalam mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan pupuk kimia serta memanfaatkan limbah organik yang tersedia di lingkungan sekitar.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Kukerta memperkenalkan berbagai bahan yang dapat digunakan sebagai komponen pembuatan POP, seperti kotoran hewan, sekam padi, serbuk gergaji, serta bahan organik lainnya. Bahan-bahan tersebut diolah melalui proses pencampuran dan pengomposan sehingga dapat menghasilkan pupuk organik yang lebih siap dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian.

Kegiatan pelatihan juga dilakukan secara praktik langsung bersama masyarakat. Peserta diberikan penjelasan mengenai tahapan pengolahan bahan, pencampuran komposisi, proses penguraian, hingga cara menjaga kondisi pupuk selama proses pengomposan. Praktik secara langsung ini dilakukan agar masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan untuk membuat POP secara mandiri.

Mahasiswa Kukerta Universitas Riau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penerapan ilmu pengetahuan sekaligus upaya untuk memberikan solusi sederhana yang dapat diterapkan masyarakat. Pemanfaatan bahan organik yang tersedia di sekitar lingkungan desa diharapkan dapat memberikan nilai guna serta mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan limbah organik menjadi produk yang berguna, khususnya sebagai pupuk untuk tanaman. Selain memberikan manfaat bagi sektor pertanian, pengolahan bahan organik menjadi POP juga dapat membantu mengurangi penumpukan limbah dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan.

Program pembuatan POP ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa Kukerta Universitas Riau dalam mendukung pemberdayaan masyarakat Desa Rantau Bakung. Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan saja, tetapi dapat terus diterapkan dan dikembangkan oleh masyarakat secara mandiri setelah berakhirnya masa Kukerta.(***)

Tags

Terkini