Napi Vonis 10 Tahun Lapas Kelas IIA Pekanbaru Masih Buron, Warga Resah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:51:12 WIB
Ilustrasi/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - Warga sekitar Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Kota Pekanbaru merasa resah akibat adanya peristiwa Narapidana Lapas Kelas II A Pekanbaru yang melarikan diri.

Pedagang yang berjualan disekitar Jalan Lembaga Pemasyarakatan bernama Edo mengaku mengetahui peristiwa tersebut dari sosial media.

"Saya baru tahu ada Napi Lapas yang melarikan diri dari media sosial, hal tersebut membuat kami resah," kata Edo, Sabtu (25/7/2026).

Ia juga meminta agar petugas segera menangkap Narapidana tersebut agar membuat aktifitas dagangnya berjalan lancar.

Sebelumnya, Narapidana Lapas Kelas II A Pekanbaru yang diketahui bernama Ibnu Satya yang dilaporkan melarikan diri hingga kini masih belum kunjung ditangkap.

Ia sendiri berhasil melarikan diri sejak Rabu (22/7/2026) yang berasal saat dirinya hendak berobat ke RS PMC Pekanbaru, dan berhasil kabur kerumah pribadinya dan dinyatakan hilang.

Humas Lapas Kelas II A Pekanbaru, Jopri Sinaga mengatakan, hingga saat ini Narapidana tersebut masih belum kunjung ditemukan.

"Masih belum ditemukan hingga saat ini. Kami masih melakukan pengejaran dengan dibantu oleh pihak kepolisian," ujar Jopri, Sabtu (25/7/2026).

Sebelumnya, seorang warga binaan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru dilaporkan melarikan diri saat menjalani pengobatan di rumah sakit. Insiden ini terjadi ketika yang bersangkutan tengah berada di Rumah Sakit PMC Pekanbaru.

Warga binaan bernama Ibnu Satya itu diketahui kabur saat menunggu pengambilan obat di apotek RS PMC Pekanbaru, Rabu (22/7/2026). Sebelumnya, ia menjalani pemeriksaan dan pengobatan rutin karena mengidap penyakit dalam yang membutuhkan kontrol berkala.

Ia diketahui kabur kerumah pribadi miliknya usai dari RS PMC Pekanbaru sebelum dinyatakan hilang melarikan diri. Ibnu sendiri merupakan narapidana kasus narkotika yang diketahui telah divonis 10 tahun penjara.*****

 

Terkini