Tokoh Masyarakat Riau, Edy Natar Kecam Keras Penghadangan UAS di Kutai Barat Kalimantan Timur

Rabu, 08 Juli 2026 | 14:40:46 WIB
Tokoh masyarakat Riau, Brigjen TNI (Purn) Edy Natar,/ist

LIPO - Tokoh masyarakat Riau, Brigjen TNI (Purn) Edy Natar, mengecam keras tindakan penghadangan terhadap Ustat Abdul Somad (UAS) yang dilakukan oleh sekelompok massa di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Edy mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas dan menjamin kebebasan berdakwah bagi tokoh agama di seluruh wilayah Indonesia.

Edy Natar menilai, penghadangan tersebut tak dapat dibenarkan dengan alasan apapun, terlebih UAS sebagai ulama berasal dari Riau, memiliki hak yang sama untuk berdakwah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Edy Natar yang juga mantan Gubernur Riau periode 2023-2024, menuntut agar aparat kepolisian mengusut tuntas oknum yang melakukan tindakan tidak bermoral tersebut agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Koordinator Gerakan Mengembalikan Kedaulatan Rakyat (GMKR) di Riau ini mengingatkan, negara memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan dan rasa aman kepada para ulama dan tokoh agama dalam menjalankan aktivitas mereka.

"Saya benar-benar marah dan mengutuk keras oknum yang melakukan penghadangan terhadap UAS, ini tindakan tidak beradab dan tidak boleh dibiarkan tumbuh di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang isinya beragam suku dan agama", ujar mantan Danrem 031/WB ini, Rabu (8/7/2026).

Edy juga menegaskan, Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai toleransi tidak boleh tercoreng oleh tindakan yang berpotensi merusak harmoni kehidupan beragama.

"Jangan sampai kejadian ini membuat citra negatif dalam menjaga toleransi beragama serta aktivitas dakwah para tokoh agama di Indonesia", katanya.

Meski sempat diwarnai aksi penolakan, kegiatan tabligh akbar yang menghadirkan UAS di Kutai barat tetap berlangsung sesuai rencana dibawah pengawasan ketat aparat kepolisian.(***)

Tags

Terkini