Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Tujuh di Inhu Jadi Penghubung Harapan Warga

Rabu, 08 Juli 2026 | 12:37:33 WIB
Peresmian jembatan merah putih/lipo

INHU, LIPO – Kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui kontribusi nyata di bidang pembangunan. 

Hal ini kembali ditunjukkan lewat peresmian 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Provinsi Riau yang dilakukan Kapolri secara virtual dari Kota Dumai, Rabu (8/7/2026), bertepatan dengan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80.

Di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), peresmian dipusatkan di Jembatan Merah Putih Presisi yang berada di Jalan Dwikora, Kelurahan Sekip Hilir, Kecamatan Rengat. Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 11.30 WIB dalam suasana tertib dan penuh khidmat, serta mendapat antusiasme masyarakat yang hadir.

Sejumlah unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat turut mengikuti kegiatan tersebut. Di antaranya Wakapolres Inhu Kompol Lassarus Sinaga mewakili Kapolres, Danpos Koramil Rengat Serka Inf Sakimin, Lurah Sekip Hilir Hafiz Edra Asfa, Kepala SD Negeri 028 Masril, tokoh agama Rohman, Ketua RT Rodikin, serta para siswa yang menjadi penerima manfaat langsung dari pembangunan jembatan tersebut.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, tari persembahan, doa bersama, hingga penayangan video pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kapolda Riau, dialog interaktif Kapolri dengan masyarakat, penandatanganan prasasti, serta penekanan tombol peresmian secara virtual yang diikuti pemotongan pita di lokasi pusat kegiatan di Dumai.

Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Ariandy Putra melalui Kasi Humas Polres Inhu Aiptu Misran menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud kepedulian Polri dalam mendukung pemerataan pembangunan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jembatan Merah Putih Presisi bukan sekadar penghubung fisik antarwilayah, tetapi juga membuka akses pendidikan, kesehatan, serta memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat. Ini adalah simbol kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Misran.

Ia merinci, terdapat tujuh jembatan yang diresmikan di Inhu, masing-masing tersebar di sejumlah kecamatan strategis. Jembatan tersebut menghubungkan Desa Pondok Gelugur dengan Desa Sei Beras Hilir, Desa Tanjung Sari dengan Desa Rabit di Kabupaten Indragiri Hilir, Dusun Berapit dengan Desa Bukit Meranti, serta beberapa desa lainnya seperti Pasir Ringgit, Aur Cina, Talang Jerinjing, hingga kawasan permukiman di Sekip Hilir.

Keberadaan infrastruktur ini diyakini akan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Selain mempermudah mobilitas warga, jembatan juga mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta meningkatkan akses anak-anak menuju sekolah dengan lebih aman.

“Melalui pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat, Polri ingin terus hadir sebagai mitra pembangunan, bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.

Peresmian 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau menjadi bukti nyata sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan berkelanjutan. Khusus di Indragiri Hulu, tujuh jembatan yang diresmikan diharapkan menjadi penghubung harapan baru sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat ke depan.(***)

Tags

Terkini