Polda Riau Mulai Tahap II Pembangunan 83 Jembatan, 120 Personel Satgas Diterjunkan

Rabu, 15 April 2026 | 12:51:39 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Darurat Merah Putih Presisi Tahap II, sebanyak 120 personel dikerahkan/lipo

PEKANBARU, LIPO – Kepolisian Daerah Riau kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah terpencil. Melalui Satuan Tugas (Satgas) Darurat Merah Putih Presisi Tahap II, sebanyak 120 personel dikerahkan untuk mengawal sekaligus membantu proses pembangunan puluhan jembatan di berbagai daerah.

Apel pemberangkatan satgas dipimpin langsung Wakapolda Riau, Hengki Haryadi, di Mapolda Riau, Rabu (15/4/2026). Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa keterlibatan Polri bukan sekadar pengamanan proyek, melainkan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Menurut Hengki, keberadaan jembatan sangat vital, terutama bagi warga di daerah terisolasi yang selama ini menghadapi keterbatasan akses. Ia menyoroti masih adanya anak-anak yang harus menyeberangi sungai menggunakan sarana seadanya demi bisa bersekolah.

“Pembangunan jembatan ini bukan hanya proyek fisik, tetapi menyangkut keselamatan dan masa depan generasi kita,” ujarnya.

Pada tahap kedua ini, pembangunan difokuskan pada 83 jembatan yang akan dikerjakan dalam dua gelombang hingga Juni 2026. Sebelumnya, sebanyak 27 jembatan telah berhasil diselesaikan. Dengan demikian, total target pembangunan mencapai 110 jembatan yang tersebar di seluruh kabupaten di Provinsi Riau.

Sejumlah wilayah dengan tingkat kesulitan tinggi menjadi prioritas, seperti Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Kepulauan Meranti. Kondisi geografis yang menantang membuat pelaksanaan pembangunan membutuhkan strategi khusus serta koordinasi lintas sektor.

Program ini mengedepankan konsep pentahelix, yakni sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, personel Polri tidak hanya bertugas mengamankan, tetapi juga terlibat langsung dalam mendukung percepatan pembangunan di lapangan.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam mendukung agenda pembangunan nasional, terutama dalam membuka keterisolasian wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Yang kita bangun bukan hanya jembatan, tetapi akses menuju kehidupan yang lebih baik,” tegas Hengki.

Dengan pelibatan personel lintas satuan, Polda Riau optimistis seluruh target pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di pelosok daerah.(***)

Tags

Terkini