Diskusi Bareng Pelaku Usaha PKS, Bupati Afni Ajak Karyawan Berzakat

Selasa, 24 Februari 2026 | 23:00:11 WIB

SIAK, LIPO - Bupati Siak Afni Zulkifli melakukan diskusi dan dialog bersama pelaku usaha Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Siak. 

Afni meminta perusahaan dapat mendukung gerakan zakat yang dicanangkan Pemerintah Daerah dan Baznas Siak.

Seperti pemilik PKS mengingatkan karyawan muslimnya untuk dapat menunaikan zakat baik profesi maupun harta di lembaga resmi Badan Amil Zakat di kecamatan dan kelurahan.

“Hari ini, ada empat PKS kita undang. Kami berharap, pemilik perusahaan seperti PKS memiliki tanggung jawab sosial, mensosialisasikan kepada karyawan yang muslim agar membayar zakat di mana ia tinggal dan bekerja,” tegas Bupati Afni di Ruang Zamrud Komplek Rumah Rakyat, Senin (23/2/2026).

Afni menjelaskan, potensi zakat di Kabupaten Siak cukup besar, namun belum dikelola secara maksimal. Ia mengatakan dari dana umat yang dikelola lembaga Baznas, dapat membantu kaum duafa serta membantu Pemerintah Daerah dalam mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Siak.

"Masih ada 40 perusahaan di Kabupaten Siak belum ada satupun menyalurkan zakat perusahaan, hanya beberapa saja. Jika zakat yang bapak bayar. Kami pastikan uangnya habis untuk kita kolaborasi bersama kepada 8 asnaf yang wajib menerima. Zakat itu kembali lagi untuk kemaslahatan masyarakat Kabupaten Siak," ungkapnya.

Ia menambahkan, Baznas  dihadirkan guna memperkenalkan kepada pelaku PKS, karena Baznas merupakan salah satu penopang membantu masyarakat Kabupaten Siak.

"Pemkab Siak punya bisnis, kita punya 5 BUMD tapi uangnya tidak seberapa dibandingkan Baznas. Yang paling minim berkontribusi adalah perusahaan, kasi ruang kami untuk mensosialisasikan Baznas ini kepada karyawan bapak yang muslim supaya berkah semuanya negeri kita" ujarnya.

Dijelaskan Bupati Afni, Baznas memiliki capaian target di tahun 2026 ini sebesar 35 milyar, menurutnya itu bisa tercapai jika perusahaan aktif membantu. Capaian zakat ini diharapkan dari karyawan perusahaan yang muslim yang sadar akan pentingnya zakat.

Afni menambahkan, berdasarkan data akurat dari Dinas Sosial total Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 dan 5 di tahun 2026 sebanyak 50946 KK dengan jiwa 182517 jiwa.

Bupati Afni berharap perusahaan tepat sasaran menyerahkan bantuan ke masyarakat yang memang sangat membutuhkan. Pihaknya juga akan fokus bersama dinas terkait memperkuat forum CSR sosial yang terbuka, transparan dan dikelola satu pintu. 

"Kami khawatirnya perusahaan yang ada CSR memberikan pada orang yang itu-itu saja, lebih baik kita berjibaku bersama-sama sekitar 180.000 jiwa di desil 1-5. Jadi sekitar 40 persen, hampir 35 persen masyarakat di Kabupaten Siak dari 500 ribu penduduk kita berada dalam posisi desil 1 dan 5," jelasnya.

Poin penting yang juga didiskusikan dalam pertemuan ini terkait kolaborasi Kerja Sama Operasional (KSO) sawit antara perusahaan dan BUMD, perkuat forum CSR satu pintu, infrastruktur dan BUMD Outsourcing.

"Mari kita pikirkan bersama, minimal tenaga kerja, CSR, jalan kita bareng-bareng. Kami berterima kasih kepada bapak-bapak yang sudah datang sampaikan salam saya kepada pimpinan, setelah ini dirumuskan yang sudah kita diskusikan ini karena ada 7 sesi lagi setelah ini,” pintanya.

Diskusi ini menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan pelaku usaha sektor perkebunan dan industri kelapa sawit, fokus membahas hal penting terkait minimnya kontribusi perusahaan terhadap zakat.*****


 

 

 

Terkini