Anggota DPRD Riau Minta Penanganan Masif KLB Malaria di Rohil

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:39:27 WIB
Suyadi/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan (Dapil) Rohil, Suyadi. 

Ia meminta Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup segera mengambil langkah cepat dan masif untuk mengantisipasi penyebaran kasus malaria ini.

Ia meminta instansi terkait harus turun langsung ke lapangan, khususnya ke daerah pesisir yang memiliki tingkat kelembapan dan berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

“Dinas kesehatan dan dinas lingkungan harus terjun langsung melakukan fogging, terutama di wilayah pesisir yang lembab dan banyak ditemukan jentik nyamuk. Selain itu, air yang tergenang harus segera dikuras,” ujar Suyadi, Sabtu 14 Februari 2026.

Ia menjelaskan, Rohil memiliki wilayah pesisir dan daratan yang sama-sama berpotensi menjadi lokasi penyebaran malaria jika tidak ditangani dengan serius. Untuk itu, Ia meminta pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh.

Terkait anggaran fogging, ia menegaskan bahwa dana sudah tersedia, terlebih dalam kondisi KLB yang memerlukan penanganan cepat dan masif.

“Anggaran fogging itu ada. Apalagi ini sudah KLB, tentu penanganannya harus dilakukan secara besar-besaran dan terkoordinasi,” tegasnya.

Selain peran pemerintah, ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. 

"Kita minta warga rutin menguras bak mandi, membersihkan tempat penampungan air agar tidak ada genangan yang menjadi sarang nyamuk," ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang mengalami gejala malaria agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya.*****

 

Terkini