PEKANBARU, LIPO - Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyatakan, seluruh anak-anak di Kota Pekanbaru wajib mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Agung Nugroho mengatakan, bahwa pihaknya menargetkan di kota Pekanbaru tidak ada lagi anak-anak yang mengalami putus sekolah. Ia mengatakan, pihaknya akan menyekolahkan kembali anak-anak yang putus sekolah secara gratis.
"Jadi, tidak boleh ada anak putus sekolah di Kota Pekanbaru," tegas Wako Agung, Kamis (12/2/2026).
Saat ini kata Agung, pihaknya terus melakukan pendataan atau penjaringan untuk mengetahui jumlah anak-anak yang putus sekolah.
“Penjaringan yang dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru dibantu oleh kader Posyandu yang ada di setiap kelurahan,” kata Agung.
“Masyarakat bisa datang melaporkan ke kantor kecamatan masing-masing, maupun kader posyandu untuk penjaringan anak putus sekolah ini,” tambahnya.
Sejumlah anak yang alami putus sekolah di dapati karena ijazah mereka ditahan pihak sekolah sebelumnya, sehingga tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya.
Pada tahun 2025 kemarin, sekitar 1.778 anak putus sekolah di Kota Pekanbaru sudah kembali menempuh pendidikan. Pemko Pekanbaru, kembali menyekolahkan ribuan anak tersebut ke jenjang pendidikan sesuai tingkatan masing-masing.
Mereka putus sekolah ada yang terkendala biaya, hingga penahanan ijazah akibat tunggakan pendidikan yang tidak diselesaikan.
Pemko menyekolahkan anak-anak tersebut mulai untuk tingkatan, SD, SMP, hingga SMA. Ada juga yang melanjutkan untuk mengambil program sekolah paket A, B dan C.*****