PEKANBARU, LIPO – PSPS Pekanbaru akan menghadapi ujian berat saat menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC pada laga perdana fase grup I League Cup 2026/2027. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Askar Bertuah dituntut tampil maksimal meski harus menghadapi tim yang berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Rabu (4/11/2026) malam pukul 19.00 WIB.
Laga ini menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi PSPS untuk membuktikan kualitasnya saat berhadapan dengan tim Super League. Apalagi, Bhayangkara Presisi Lampung FC memiliki pengalaman dan kualitas pemain yang patut diwaspadai.
Namun, PSPS bukan tanpa modal. Performa positif di kompetisi Championship 2026/2027 menjadi bekal penting bagi skuad besutan Akhyar Ilyas.
Hingga saat ini, PSPS mampu bertengger di puncak klasemen sementara Grup A. Capaian tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Antonio Gamaroni dan kawan-kawan untuk menghadapi tantangan di League Cup.
Meski demikian, persoalan kebugaran pemain menjadi perhatian serius tim pelatih. Pasalnya, PSPS harus membagi konsentrasi dan tenaga untuk menjalani dua kompetisi sekaligus, yakni Championship dan League Cup.
Pelatih PSPS, Akhyar Ilyas, mengaku belum menentukan komposisi pemain yang akan diturunkan. Ia masih akan melihat perkembangan kondisi fisik dan tingkat pemulihan pemain sebelum mengambil keputusan.
"Kita mengikuti dua kompetisi, selain Championship juga ada League Cup. Kita akan melihat bagaimana kebugaran pemain," ujar Akhyar, Selasa (3/11/2026).
Akhyar menegaskan, pihaknya tidak ingin memaksakan pemain yang belum berada dalam kondisi prima. Rotasi menjadi salah satu opsi untuk menjaga performa tim sekaligus menghindari risiko cedera akibat jadwal pertandingan yang padat.
"Kita melihat bagaimana recovery, siapa pemain yang akan kita turunkan, siapa yang akan kita beri waktu untuk istirahat ketika tingkat kelelahan tinggi. Kami juga tidak mengambil risiko. Kami percaya dengan semua pemain yang ada di skuad PSPS," tegasnya.
Sikap tersebut membuka peluang bagi pemain yang selama ini belum banyak mendapatkan menit bermain untuk menunjukkan kemampuan. Akhyar tampaknya ingin memastikan kekuatan PSPS tetap terjaga tanpa harus bergantung pada sejumlah pemain inti.
Di sisi lain, keuntungan bermain di kandang sendiri harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Dukungan suporter di Stadion Kaharuddin Nasution diharapkan mampu membakar semangat para pemain untuk memberikan perlawanan maksimal.
Menghadapi Bhayangkara FC, PSPS dituntut tampil disiplin, menjaga kekompakan antarlini, serta tidak menyia-nyiakan peluang di depan gawang.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan poin pada laga pembuka League Cup. Lebih dari itu, menjadi panggung pembuktian bagi Askar Bertuah bahwa mereka mampu bersaing dengan tim-tim dari kasta tertinggi sepak bola nasional.
Kini, menarik untuk melihat sejauh mana strategi Akhyar Ilyas, termasuk kemungkinan rotasi pemain, mampu membawa PSPS melewati ujian perdana menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC.(***)