Jadwal Padat Menanti PSPS Pekanbaru, Bhayangkara FC dan PSGC Ciamis Jadi Ujian Awal November

Selasa, 03 November 2026 | 13:31:50 WIB
PSPS Pekanbaru/lipo

PEKANBARU, LIPO – PSPS Pekanbaru menghadapi tantangan berat sepanjang November 2026. Tim berjuluk Askar Bertuah itu dijadwalkan melakoni empat pertandingan penting dalam dua kompetisi berbeda, yakni League Cup dan Pegadaian Championship (Liga 2) 2026/2027.

Padatnya agenda pertandingan membuat anak asuh Akhyar Ilyas dituntut menjaga konsistensi permainan sekaligus mengelola kebugaran pemain. Pasalnya, PSPS harus membagi fokus dan tenaga agar tetap kompetitif di kedua ajang tersebut.

Ujian pertama sudah menanti pada pekan ini. PSPS akan menjamu Bhayangkara FC dalam lanjutan League Cup, Rabu (4/11/2026) malam.

Belum sempat berlama-lama beristirahat, Askar Bertuah kembali harus mempersiapkan diri menghadapi PSGC Ciamis dalam kompetisi Pegadaian Championship, Minggu (8/11/2026) malam.

Dua pertandingan tersebut menjadi awal dari rangkaian jadwal padat PSPS sepanjang November.

Berdasarkan jadwal yang telah dirilis, PSPS akan menjalani empat pertandingan sepanjang November. Menariknya, tiga laga di antaranya akan berlangsung di kandang sendiri, sementara satu pertandingan lainnya dimainkan di markas lawan.

Berikut jadwal pertandingan PSPS Pekanbaru:

League Cup

- Rabu, 4 November 2026: PSPS Pekanbaru vs Bhayangkara FC.

Pegadaian Championship

- Minggu, 8 November 2026: PSPS Pekanbaru vs PSGC Ciamis.
- Sabtu, 21 November 2026: Persiraja Banda Aceh vs PSPS Pekanbaru.
- Sabtu, 28 November 2026: PSPS Pekanbaru vs Persikad Depok.

Banyaknya pertandingan kandang tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi PSPS. Dukungan suporter di Stadion Kaharuddin Nasution diharapkan bisa menjadi tambahan motivasi bagi para pemain untuk mengamankan hasil maksimal.

Menghadapi dua kompetisi dengan jadwal yang cukup rapat, pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, mengakui bahwa pengelolaan kondisi pemain menjadi salah satu pekerjaan penting tim pelatih.

Menurutnya, menentukan komposisi pemain bukan hanya berdasarkan kebutuhan taktik dan kemampuan individu. Tingkat kebugaran serta kelelahan pemain setelah menjalani pertandingan juga menjadi pertimbangan utama.

"Dalam situasi ini, tim pelatih harus cermat menentukan komposisi pemain dalam setiap pertandingan," ujar Akhyar.

Ia menjelaskan, evaluasi kondisi pemain selalu dilakukan setelah pertandingan. Proses pemulihan atau recovery menjadi bagian penting sebelum tim menentukan siapa yang siap diturunkan pada laga berikutnya.

"Kami selalu melakukan evaluasi terhadap kondisi seluruh pemain setelah menyelesaikan pertandingan," katanya.

"Proses pemulihan atau recovery menjadi salah satu faktor penting sebelum menentukan pemain yang akan diturunkan pada pertandingan berikutnya," sambungnya.

Akhyar menegaskan, dirinya tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan pemain yang belum sepenuhnya pulih. Keputusan mengenai pemain yang akan dimainkan maupun diistirahatkan akan disesuaikan dengan hasil evaluasi kebugaran.

"Kita lihat nanti bagaimana kebugaran pemain. Siapa pemain yang akan kita mainkan, siapa pemain yang akan kita beri waktu untuk istirahat ketika tingkat kelelahan tinggi," jelasnya.

Untuk menjaga performa tim di tengah padatnya jadwal, rotasi pemain berpeluang menjadi salah satu strategi yang diterapkan Akhyar.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari kelelahan berlebih yang berpotensi menurunkan performa sekaligus meningkatkan risiko cedera.

Apalagi, PSPS membutuhkan kontribusi seluruh pemain untuk melewati rangkaian pertandingan November. Ketergantungan terhadap pemain inti saja bukan pilihan ideal ketika tim harus menjalani dua kompetisi sekaligus.

Meski demikian, Akhyar mengaku percaya dengan kedalaman skuad yang dimiliki PSPS musim ini.

"Kami juga tidak mengambil risiko dan kami percaya dengan semua pemain yang ada di skuad PSPS musim ini," tegasnya.

Kepercayaan terhadap seluruh pemain menjadi modal bagi PSPS untuk menjaga daya saing. Setiap pemain berpeluang mendapatkan kesempatan tampil sesuai kebutuhan tim dan kondisi kebugaran masing-masing.

Kini, tantangan pertama sudah menanti di depan mata. Bhayangkara FC akan menjadi ujian awal sebelum PSPS kembali mengalihkan perhatian ke Pegadaian Championship menghadapi PSGC Ciamis.

Jika mampu mengelola kebugaran, menerapkan rotasi secara tepat, dan menjaga konsistensi permainan, Askar Bertuah berpeluang melewati November dengan hasil positif di dua kompetisi yang diikuti.(***)

Tags

Terkini