Kualitas Udara Memburuk, Sekolah di Pekanbaru Diberi Wewenang Pulangkan Siswa Lebih Awal

Senin, 19 Oktober 2026 | 21:21:35 WIB
Abdul Jamal/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - Kabut asap masih menyelimuti Kota Pekanbaru. Di tengah kondisi tersebut, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru memperketat pemantauan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas untuk jenjang SD dan SMP, Senin (19/10/2026).

Kebijakan berbeda diterapkan untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK). Peserta didik di jenjang tersebut dipastikan masih belajar dari rumah melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hingga kualitas udara membaik.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, menegaskan kebijakan pemisahan jenjang ini diambil atas pertimbangan kesehatan. Anak usia dini dinilai kelompok paling rentan terpapar dampak kabut asap.

"SD dan SMP masih PTM terbatas, dan PAUD-TK pembelajaran jarak jauh (PJJ) sampai kualitas udara membaik," ujar Abdul Jamal saat dikonfirmasi Senin (19/10/2026) malam.

Ia menjelaskan, PTM bagi PAUD dan TK baru akan dibuka kembali jika kualitas udara sudah berada pada kategori sedang.

Sementara untuk SD dan SMP yang tetap PTM terbatas, Disdik menerapkan protokol ketat. Seluruh siswa wajib menggunakan masker selama di lingkungan sekolah dan dilarang keras melakukan aktivitas belajar maupun bermain di luar kelas.

Bagi siswa yang mengalami gangguan kesehatan atau memiliki riwayat Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Disdik memberikan kelonggaran untuk belajar dari rumah setelah berkoordinasi dengan pihak sekolah.

Tak hanya itu, sekolah juga diberikan diskresi penuh untuk memulangkan siswa lebih awal jika kondisi udara memburuk secara mendadak.

"Kalau keadaan kualitas udara memburuk, pihak sekolah diberikan kewenangan untuk memulangkan peserta didik lebih awal," tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Disdik bersama dinas terkait juga turun langsung ke sekolah-sekolah untuk membagikan masker dan vitamin kepada siswa. Kegiatan ini dipimpin langsung Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, untuk memperkuat perlindungan diri peserta didik di tengah paparan kabut asap.*****

 

Terkini