Masuki Hari Ketujuh, Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Harap Operasi SAR Diperpanjang

Senin, 14 September 2026 | 08:52:49 WIB
Pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau memasuki hari ketujuh./ant

Jakarta,  LIPO -- Pencarian lima  jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang di sekitar  Gunung Anak Krakatau (GAK) memasuki hari ketujuh, hari ini, Senin (14/9).

Pihak keluarga berharap pencarian bisa diperpanjang oleh tim SAR gabungan.

“Dari perbincangan kita tadi, harapan besar keluarga, apabila hari ketujuh nanti belum juga ditemukan, untuk bisa memperluas operasi bantuan pencarian dan pertolongan ini,” ujar Gubernur Banten Andra Soni, Minggu (13/9).

Keluarga juga menyampaikan harapan agar tim SAR gabungan bisa terus menjelajahi daratan yang ada di sekitar Gunung Anak Krakatau.

"Harapannya bisa disisir kembali ke Pulau Sebesi dan Insyaallah bisa dilakukan," terangnya.

Perpanjangan masa pencarian diharapkan dapat dilakukan untuk memaksimalkan pencarian di kepulauan maupun perairan dalam beberapa hari ke depan.

“Saya juga sebagai Gubernur Banten, juga berharap kepada Basarnas sebagai pemimpin operasi ini bisa mempertimbangkan harapan-harapan ini,” jelasnya.

Lima jurnalis dilaporkan hilang kontak saat berada di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Mereka sebelumnya berangkat menggunakan speedboat untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Informasi tersebut dilaporkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten pada Selasa (8/9). Speedboat yang dibawa para jurnalis itu diketahui bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9) pukul 14.00 WIB.

Komunikasi terakhir dengan rombongan terjadi sekitar pukul 15.04 WIB. Sebelumnya, salah satu jurnalis memberitakan berhasil mengirimkan titik lokasi terakhir pada pukul 14.42 WIB. Hingga Selasa sore, para jurnalis tersebut belum ditemukan. Tim SAR dari Banten kemudian bergerak melakukan pencarian di lokasi yang menjadi titik dugaan terakhir keberadaan mereka.

Lima jurnalis yang telah teridentifikasi yakni M Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis lepas. Basarnas menyebut masih ada beberapa korban yang dalam proses pendataan.(***)

Tags

Terkini