Berbahaya! Kabut Asap Tebal Selimuti Pekanbaru Pagi Ini, Anak dan Lansia Diminta Batasi Aktivitas di Luar

Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:24:39 WIB

PEKANBARU, LIPO - Kabut asap masih menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (25/8/2026) pagi. Tebalnya kabut membuat kualitas udara di ibu kota provinsi ini masuk kategori berbahaya.

Berdasarkan data pemantauan pukul 06.00 WIB, Air Quality Index (AQI) Pekanbaru mencapai 412. Polutan utama yang terdeteksi adalah PM2.5 dengan konsentrasi 281 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Kondisi tersebut berpotensi mengganggu jarak pandang dan menurunkan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas di luar ruangan.

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengimbau warga untuk menahan diri dari aktivitas luar ruangan selama kabut asap masih tebal.

"Kita mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama ketika kondisi kabut asap semakin tebal. Kalau memang tidak ada keperluan yang mendesak, sebaiknya tetap berada di dalam rumah," ujar Markarius.

Ia menekankan anak-anak dan lanjut usia menjadi kelompok paling rentan terdampak polusi. Orang tua diminta memperketat pengawasan agar anak tidak terlalu lama di luar.

"Khusus anak-anak dan lansia, kita minta lebih dijaga. Jangan sampai terlalu banyak melakukan aktivitas di luar rumah karena kondisi udara saat ini kurang baik," katanya.

Bagi masyarakat yang terpaksa keluar, Markarius meminta untuk menggunakan masker yang sesuai standar.

"Kalau memang harus keluar, gunakan masker yang baik dan sesuai. Yang paling penting masyarakat tetap memantau perkembangan kualitas udara dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi yang ada," jelasnya.

Pemerintah Kota Pekanbaru bersama instansi terkait terus memantau perkembangan kualitas udara dan sebaran kabut asap.

"Kita terus memantau perkembangan kualitas udara. Kondisi ini bisa berubah tergantung cuaca, arah angin dan sumber asap. Jadi masyarakat tetap tenang, tetapi harus waspada," ungkapnya.

Data tambahan Selasa pagi mencatat suhu udara 27 derajat Celsius, kecepatan angin 4 kilometer per jam, dan kelembapan 84 persen.*****

 

Terkini