Jumlah Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Pekanbaru Cenderung Meningkat, Wawako Ingatkan Jangan Takut Melapor

Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:11:34 WIB
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius AnwarlOsy

PEKANBARU, LIPO - Jumlah kasus kekerasan terhadap anak di Kota Pekanbaru pada 2026 cenderung mengalami peningkatan. Dalam enam bulan pertama tahun ini, tercatat 98 kasus kekerasan terhadap anak yang dilaporkan ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Pekanbaru.

Jumlah tersebut menunjukkan tingginya kasus kekerasan terhadap anak di Pekanbaru. Sebagai perbandingan, sepanjang 2025 tercatat sebanyak 154 kasus kekerasan terhadap anak.

Kebanyakan kasus yang ditangani berkaitan dengan anak yang berhadapan dengan hukum. Seluruh kasus tersebut merupakan laporan yang masuk ke UPT PPA Kota Pekanbaru dan telah mendapatkan penanganan dari tim terkait.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengingatkan agar anak-anak yang menjadi korban kekerasan maupun pelecehan tidak takut untuk melaporkan kejadian yang mereka alami.

Menurutnya, keberanian untuk melapor menjadi langkah penting agar kasus kekerasan terhadap anak dapat segera ditangani dan tidak terus berulang.

"Apabila ada yang melakukan kekerasan atau pelecehan, segera laporkan ke orangtua," tegas Markarius, Kamis (20/8/2026).

Ia menjelaskan, anak yang mengalami kekerasan di lingkungan sekolah juga dapat menyampaikan kejadian tersebut kepada guru. Laporan itu nantinya diharapkan dapat ditindaklanjuti pihak sekolah sesuai dengan kondisi yang terjadi.

"Kalau di rumah laporkan ke orangtua, kalau di sekolah laporkan ke guru, supaya bisa diambil tindakan," terangnya.

Markarius juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak memilih diam ketika mengetahui adanya tindakan kekerasan terhadap anak di lingkungan sekitar. Menurutnya, setiap laporan harus mendapat perhatian dan tindak lanjut, termasuk dari para guru apabila kekerasan terjadi di lingkungan sekolah.

Selain itu, ia mengajak para orangtua untuk meningkatkan pengawasan dan memberikan perlindungan kepada anak-anak. Peran keluarga dinilai penting untuk mencegah anak menjadi korban kekerasan.

"Segera tangani, jangan didiamkan. Jaga anak-anak kita dari ancaman kekerasan," ulasnya.

Pemerintah Kota Pekanbaru, lanjutnya, terus mendorong agar penanganan terhadap kasus kekerasan anak dilakukan secara serius. Masyarakat juga diminta tidak ragu melaporkan setiap dugaan kekerasan maupun pelecehan agar dapat segera mendapatkan penanganan.(***)

Tags

Terkini