250 Ribu Warga Pekanbaru Ikut Cek Kesehatan Gratis, Diabetes dan Hipertensi Dominan

Ahad, 16 Agustus 2026 | 15:48:03 WIB
Ilustrasi/F: int

PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mengebut cakupan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). 

Hingga saat ini, lebih dari 250 ribu warga telah memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, diabetes melitus (DM) dan hipertensi menjadi dua penyakit terbanyak yang ditemukan. Sementara penyakit langka tidak terdeteksi dalam program ini.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi mengatakan, CKG menjadi salah satu upaya deteksi dini penyakit tidak menular di masyarakat.

"Penyakit yang paling banyak itu diabetes melitus (DM) dan hipertensi. Yang langka tidak ada kita temukan," kata Dedy, Minggu (16/8/2026).

Menurutnya, tingginya kasus DM dan hipertensi menunjukkan pentingnya masyarakat rutin melakukan cek kesehatan agar bisa ditangani sejak awal.

Pelaksanaan CKG tidak hanya dipusatkan di 21 Puskesmas se-Kota Pekanbaru. Diskes juga menggandeng fasilitas kesehatan lain, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga sejumlah universitas untuk memperluas akses.

"Perluasan layanan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatan sejak dini. Dengan pemeriksaan rutin, faktor risiko maupun penyakit bisa diketahui lebih awal sehingga penanganannya bisa segera dilakukan," ujarnya.

Dedy menegaskan, pemeriksaan HIV/AIDS tidak masuk dalam paket layanan CKG. Pemeriksaan itu merupakan layanan khusus dengan prosedur tersendiri.

"Untuk program CKG tidak termasuk pemeriksaan HIV/AIDS. Itu pemeriksaan khusus dan dilakukan secara khusus," jelas Dedy.

Meski tidak termasuk CKG, Diskes Pekanbaru tetap gencar melakukan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS. Program ini dijalankan bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dan Dinas Kesehatan Provinsi Riau.

Upaya tersebut juga menyasar sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA sebagai bentuk edukasi dan pencegahan sejak dini di kalangan pelajar.*****

 

 

Terkini